PURWODADI, PERHUTANI (28/01/2026) | Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan hutan serta mengantisipasi potensi bencana alam pada musim penghujan, Perum Perhutani KPH Purwodadi melalui BKPH Penganten melaksanakan kegiatan penjagaan dan pengawasan melalui Pos Siaga Bencana Alam pada Senin (26/10).
Kegiatan penjagaan dilaksanakan di wilayah hutan BKPH Penganten dengan melibatkan jajaran petugas Perhutani bersama masyarakat sekitar hutan. Pengawasan difokuskan pada deteksi dini potensi bencana alam, seperti pohon tumbang, tanah longsor, serta gangguan keamanan hutan lainnya. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala BKPH Penganten beserta jajaran dan didukung oleh tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Penganten Arie Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus melindungi masyarakat sekitar dari risiko bencana.
“Memasuki musim penghujan, potensi bencana alam di kawasan hutan cukup tinggi. Oleh karena itu, Perhutani meningkatkan kewaspadaan melalui kegiatan penjagaan dan pengawasan secara rutin. Sinergi antara petugas dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kawasan hutan tetap aman, lestari, serta terjaga dari gangguan maupun bencana alam,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Pos Siaga Bencana juga menjadi sarana komunikasi cepat antara petugas Perhutani dan masyarakat apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.
Sementara itu, salah satu warga masyarakat yang turut serta dalam kegiatan penjagaan Suparmin menyampaikan apresiasi atas upaya Perhutani yang melibatkan masyarakat desa hutan.
“Kami sebagai warga merasa senang dapat ikut menjaga hutan bersama Perhutani. Hutan merupakan sumber kehidupan kami, sehingga sudah menjadi kewajiban bersama untuk menjaganya dari bencana maupun kerusakan. Dengan adanya Pos Siaga Bencana ini, kami merasa lebih siap dan waspada,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap terwujud peningkatan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan dan kelestarian hutan, serta memperkuat kemitraan antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam menghadapi potensi bencana alam. (Komp-PHT/Pwd/Aris)
Editor: Tri
Copyright © 2026