KEDU UTARA, PERHUTANI (30/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara bersama sejumlah pemangku kepentingan melakukan monitoring, pengukuran, dan pengecekan lokasi rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Congkrang, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung yang berada di kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Candiroto Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto. Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam memastikan kesiapan lokasi pembangunan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung penguatan ekonomi desa, Rabu (28/01).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Perhutani, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Temanggung, Camat Bejen, Koramil Kecamatan Bejen, Ketua KDMP Desa Congkrang, Kepala Desa Congkrang, serta perangkat desa.

Monitoring dan pengukuran dilakukan untuk memastikan kesesuaian lokasi dengan rencana pembangunan gedung koperasi, aspek teknis lahan, serta keselarasan dengan ketentuan pengelolaan kawasan hutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi antarinstansi guna menyamakan persepsi terkait peran masing-masing pihak dalam mendukung pembangunan koperasi desa.

Administratur Perhutani KPH Kedu Utara Andrie Syailendra menyampaikan bahwa Perhutani pada prinsipnya mendukung program pemerintah dalam penguatan ekonomi desa melalui pengembangan koperasi berbasis potensi lokal.

Perhutani siap mendukung rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Congkrang sepanjang sesuai dengan ketentuan dan prinsip pengelolaan kawasan hutan. Perhutani berharap keberadaan koperasi ini dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa dan memperkuat kemitraan antara Perhutani dan masyarakat, ujar Administratur Perhutani KPH Kedu Utara Andrie Syailendra.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program pembangunan desa. Dengan perencanaan yang matang dan koordinasi yang baik, pembangunan koperasi desa diharapkan dapat berjalan tertib, terarah, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Congkrang Sugeng Djumadi menyambut baik dukungan dan sinergi yang terbangun dalam rencana pembangunan gedung koperasi desa. Ia menilai kehadiran Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.

Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih ini kami harapkan menjadi titik awal kemandirian desa. Dengan berputarnya roda ekonomi melalui koperasi, masyarakat Desa Congkrang dapat memiliki wadah usaha yang kuat dan berkelanjutan, ungkap Kepala Desa Congkrang Sugeng Djumadi.

Komandan Rayon Militer Bejen Muhson menambahkan bahwa TNI melalui Koramil siap mendukung program pembangunan desa yang melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam menjaga kondusivitas wilayah selama proses pembangunan.

Kami siap mendukung dan mengawal program pembangunan desa, termasuk rencana pembangunan gedung koperasi ini, agar berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tegas Komandan Rayon Militer Bejen Muhson.

Melalui kegiatan monitoring dan pengukuran lokasi ini, diharapkan proses pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Desa Congkrang dapat segera memasuki tahap perencanaan teknis yang lebih detail. Sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah desa diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa sekaligus mendukung pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2026