Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Nasional Indonesia Aman, Sehat, Bersih, dan Indah (ASRI) serta komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Karya bakti dilaksanakan di kawasan hutan petak 19C Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Bago, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pasirian, dan diikuti lebih dari 800 peserta dari unsur TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Plus, pemerintah desa, Pramuka, pelajar, pegiat lingkungan, relawan, serta masyarakat.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan darurat sampah.
Administratur Perhutani KPH Probolinggo, Akhmad Faizal, menyampaikan bahwa Perhutani siap mendukung dan berkolaborasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan.
“Perhutani siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian alam, khususnya di wilayah pesisir. Kegiatan ini menjadi bukti kuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Lumajang yang peduli lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Staf Komando Distrik Militer (Kasdim) 0821/Lumajang, Mayor Infanteri Tanuri, berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Melalui karya bakti ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pelestarian lingkungan, pengembangan sektor pariwisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Lumajang sebagai daerah yang bersih, nyaman, dan berdaya saing. (Kom-PHT/Pbo/Tan).
Editor:Lra
Copyright©️2026