JEMBER, PERHUTANI (11/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jember bersama Politeknik Negeri Jember (Polije) dan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama program pengembangan pariwisata guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengelolaan kawasan hutan berbasis wisata alam, budaya, dan edukasi, bertempat di Kantor Disporabudpar Kabupaten Jember, Selasa (10/2).

Kerja sama ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mengoptimalkan potensi kawasan hutan sebagai destinasi wisata sekaligus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendidikan, pelatihan, penelitian, serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

Administratur Perhutani KPH Jember, Eko Teguh Prasetyo, menyampaikan “Perhutani memiliki peran strategis dalam pengelolaan kawasan hutan yang tidak hanya berorientasi pada fungsi produksi, tetapi juga fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi. Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap potensi wisata alam yang berada di wilayah kerja KPH Jember dapat dikembangkan secara optimal, profesional, dan berkelanjutan, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan kawasan hutan berbasis multiusaha kehutanan. Dengan melibatkan dunia pendidikan dan pemerintah daerah, diharapkan mampu menciptakan inovasi serta meningkatkan nilai tambah kawasan hutan melalui sektor pariwisata yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Jember, Saiful Anwar, menyampaikan “komitmennya untuk mendukung program pengembangan wisata melalui kegiatan pendidikan vokasi yang aplikatif dan berbasis kebutuhan lapangan. Polije akan berperan dalam penyediaan tenaga ahli, pendampingan teknis, penelitian terapan, serta pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat desa hutan,” ungkapnya.

Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata juga menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam pengembangan destinasi wisata daerah. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat promosi wisata, pelestarian budaya lokal, serta membuka peluang ekonomi kreatif bagi generasi muda dan masyarakat sekitar kawasan hutan, melalui kegiatan ini, para pihak bersinergi untuk melaksanakan berbagai program yang meliputi pengembangan destinasi wisata alam, peningkatan kualitas pelayanan wisata, pelatihan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan event wisata dan budaya, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam mendukung promosi pariwisata.

Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara Perhutani, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata yang berdaya saing, berwawasan lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. (Kom-PHT/Jbr/Pur).

Editor:Lra
Copyright©2026