PASURUAN, PERHUTANI (12/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan bersama pemerintah daerah, DPRD, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), TNI, Polri, pegiat lingkungan, dan perusahaan swasta menanam lebih dari 4.000 pohon di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/02).
Administratur Perhutani KPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto, menyampaikan Kawasan Sempu tergolong rawan tanah gerak berdasarkan kajian BPBD Provinsi Jawa Timur, Penanaman pohon diharapkan memperkuat struktur tanah dan memberi nilai ekonomi jangka panjang bagi masyarakat, terdapat lebih dari 26 hektar lahan kritis di kawasan tersebut, Upaya pemulihan masih perlu dilanjutkan secara berkelanjutan.
“Kami dari Perhutani KPH Pasuruan berkomitmen untuk terus mendukung upaya konservasi lingkungan dan mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Pasuruan. Penanaman pohon ini merupakan langkah nyata untuk menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan menanam pohon kita sudah memulai awal yang baik untuk warisan anak cucu kita,” ungkapnya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan konservasi hutan dan meminimalkan risiko bencana, bahaya tanah gerak mungkin tidak secara langsung terdeteksi tapi bisa terjadi sewaktu waktu dan bisa manjadi tanah longsor.
“Terimakasih saya ucapkan kepada semua intansi yang sudah turut serta dalam kegiatan bersama ini semoga kedepannya kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, karena Salah satu mitigasinya adalah dengan menanam pohon di lahan-lahan kritis agar risiko bencana bisa ditekan dan kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memulihkan lahan kritis dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi lingkungan.” ujarnya. (Kom-PHT/Psu/Fas).
Editor:Lra
Copyright©2026