BONDOWOSO, PERHUTANI (20/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso melaksanakan Job Training Tebangan Tahun 2026 di Petak 65g Tebangan A Jati 2026, di wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Brebes, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Klabang, pada Kamis (19/02).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tebangan sesuai prinsip pengelolaan hutan produksi lestari. Melalui job training ini, seluruh jajaran teknis diharapkan memiliki pemahaman yang seragam terkait tahapan perencanaan, penandaan pohon, teknik rebah yang aman dan tepat, pengamanan tegakan tinggal, hingga penataan dan administrasi hasil hutan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi lapangan untuk memastikan setiap proses tebangan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), ketentuan teknis kehutanan, serta aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penyamaan persepsi tersebut penting guna meminimalkan risiko kesalahan teknis, menekan potensi kerusakan lingkungan, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.
Dengan pembekalan ini, Perhutani KPH Bondowoso menargetkan pelaksanaan tebangan Tahun 2026 dapat berjalan tertib, aman, terukur, serta tetap menjaga keseimbangan fungsi ekologis dan ekonomi hutan.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menyampaikan bahwa job training merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas pelaksanaan produksi kayu. Menurutnya, kegiatan ini mencakup penataan areal kerja, teknik penebangan yang benar, serta pengendalian administrasi hasil hutan.
“Kami memastikan proses tebangan berjalan sesuai kaidah teknis, memperhatikan aspek keselamatan kerja, serta tetap menjaga kelestarian tegakan tinggal dan fungsi ekologis hutan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa penerapan prinsip efisiensi operasional dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam mendukung target produksi tahun 2026.
Ketua LMDH Maju Sejahtera Desa Leprak, Kusnianto, mengapresiasi keterlibatan masyarakat desa hutan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara Perhutani dan LMDH berperan penting dalam menciptakan pengelolaan hutan yang tertib, aman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Melalui Job Training Tebangan Tahun 2026, Perhutani KPH Bondowoso menegaskan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia kehutanan serta memastikan kegiatan produksi dilaksanakan sesuai prinsip kelestarian, keselamatan kerja, dan tata kelola perusahaan yang baik. (Kom-PHT/Bdw/Mam)
Editor: Lra
Copyright©2026