BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (21/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat bersama stkeholder melaksanakan kegiatan Taddabur Alam dengan menanam 1.447 pohon pinus di kawasan Wisata Gerbang Raung petak 49 B, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sidomulyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalisetail, Jumat (20/02).

Kegiatan mengusung tema “Dengan Mengingat Allah sebagai Pencipta Alam dan Seisinya, Maka Sudah Seharusnya Kita Semakin Mencintai Alam dan Merawatnya dengan Baik”. Penanaman pohon tersebut menjadi wujud kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan dihadiri jajaran manajemen Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Ketua BK DPRD Banyuwangi, pengurus dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mitra Hutan Lestari, serta sejumlah jurnalis media televisi dan media daring nasional.

Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Muklisin, menyampaikan bahwa Taddabur Alam merupakan sarana merenungi kebesaran Allah SWT melalui ciptaan-Nya, sekaligus menumbuhkan rasa syukur dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami mengapresiasi dukungan Ketua BK DPRD Banyuwangi, rekan-rekan media, dan LMDH yang telah bersama-sama menanam 1.447 pohon pinus. Ini menjadi bukti sinergi yang baik dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga selaras dengan implementasi Tata Nilai AKHLAK Perhutani Group, khususnya nilai Kolaboratif, dengan membuka ruang partisipasi berbagai pihak untuk berkontribusi dalam menjaga hutan.

Sementara itu, Ketua LMDH Mitra Hutan Lestari, Jaenuri, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat desa hutan dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif dalam menjaga kelestarian hutan dan keberlanjutan ekosistem. Kami siap mendukung program Perhutani ke depan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Banyuwangi Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. (Kom-PHT/Bwb/Eko)

Editor: Lra
Copyright © 2026