PEKALONGAN TIMUR, PERHUTANI (11/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandar, melaksanakan kegiatan kerja bakti pemasangan batu di Tempat Penimbunan (TP) Bantu Saelendra, Dukuh Batur, Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Selasa, (10/03).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya perbaikan sarana penunjang produksi getah pinus, khususnya untuk mengatasi kondisi jalan di sekitar TP, yang sering licin sehingga menyulitkan kendaraan pengangkut getah. Dengan pemasangan batu, diharapkan kendaraan pengangkut dapat lebih mudah dan aman saat melakukan aktivitas pengangkutan hasil sadapan.

Kegiatan kerja bakti dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Bandar, Kuwat Siswanto, yang mewakili Administratur, KPH Pekalongan Timur. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan para penyadap getah pinus setempat yang bergotong royong membantu proses pemasangan batu di area TP Bantu Saelendra.

Menurut, Kuwat Siswanto, kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian Perhutani, dalam mendukung kelancaran produksi getah pinus sekaligus mempererat hubungan antara petugas Perhutani dengan para penyadap yang selama ini menjadi mitra kerja di lapangan.

“Kegiatan ini dilakukan agar kendaraan pengangkut getah tidak lagi mengalami kesulitan atau selip saat melewati area TP, terutama saat kondisi tanah basah. Selain itu, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan kedekatan antara Perhutani, dengan para penyadap,” ujarnya.

Para penyadap, terlihat antusias ikut membantu proses pemasangan batu secara gotong royong. Salah satunya Kardai, yang sehari-hari melakukan aktivitas penyadapan di wilayah sekitar Dukuh Batur. Kardai, menyampaikan bahwa perbaikan sarana di sekitar TP, sangat membantu para penyadap maupun petugas angkutan getah, karena kondisi jalan yang lebih baik membuat proses pengangkutan getah menjadi lebih lancar dan aman.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, Perhutani, KPH Pekalongan Timur, berharap fasilitas penunjang produksi getah pinus di wilayah BKPH Bandar, dapat semakin baik, mendukung kelancaran operasional di lapangan, sekaligus menjadi wujud sinergi antara Perhutani, dan masyarakat sekitar hutan, dalam menjaga serta mengelola kawasan hutan secara bersama-sama. (Kom-PHT/Pkt/Ran)

Editor: Tri

Copyright © 2026