SURAKARTA, PERHUTANI (13/03/2026) | Upaya menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan terus diperkuat melalui kegiatan patroli gabungan yang dilaksanakan oleh jajaran Perhutani BKPH Tangen di Pos Terpadu petak 48h RPH Banyurip pada Senin (10/03). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan hutan seperti pencurian kayu, perambahan kawasan, maupun aktivitas ilegal lainnya. Selain melibatkan unsur Perhutani, kegiatan patroli juga melibatkan masyarakat desa hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sebagai mitra strategis dalam menjaga kelestarian hutan.
Wakil Administratur KPH Surakarta Pirmansyah menyampaikan bahwa patroli terpadu merupakan bagian penting dari sistem perlindungan hutan berbasis kolaborasi.
Pengamanan hutan tidak bisa dilakukan oleh Perhutani sendiri, tetapi membutuhkan dukungan masyarakat sekitar hutan. Melalui patroli bersama di Pos Terpadu ini, kami ingin memastikan kawasan hutan tetap aman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan hutan, jelasnya.
Perwakilan LMDH Wonokerso Darso menyampaikan bahwa masyarakat desa hutan siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Menurutnya, keberadaan hutan memiliki manfaat besar bagi kehidupan masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.
Kami sebagai masyarakat sekitar hutan merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga hutan agar tetap lestari. Dengan patroli bersama seperti ini, kami dapat berkoordinasi langsung dengan Perhutani dalam mencegah potensi gangguan hutan, ungkapnya.
Melalui kegiatan patroli gabungan ini diharapkan pengawasan kawasan hutan di wilayah BKPH Tangen dapat semakin optimal. Sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan diharapkan mampu memperkuat sistem perlindungan hutan sehingga kawasan hutan tetap terjaga, lestari, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar maupun generasi mendatang. (Kom-PHT/Ska/Mar)
Editor: Tri
Copyright © 2026