KEDU UTARA, PERHUTANI (18/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara terus mendorong pengembangan dan promosi destinasi wisata alam Bantir Hills yang berlokasi di Desa Bantir, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Perhutani dalam mengoptimalkan pemanfaatan jasa lingkungan melalui skema kemitraan bersama masyarakat sekitar hutan, Selasa (17/03).

Wisata Bantir Hills merupakan salah satu destinasi unggulan yang berada di kawasan hutan yang dikelola Perhutani. Keindahan panorama alam perbukitan, udara sejuk, serta berbagai spot foto menarik menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dalam pengelolaannya, Perhutani menggandeng Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argo Sumber Makmur sebagai mitra utama.

Administratur KPH Kedu Utara Andrie Syailendra menyampaikan bahwa pengembangan wisata Bantir Hills tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Menurutnya, skema kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan keseimbangan antara kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat.

“Perhutani terus mendorong pemanfaatan jasa lingkungan, khususnya wisata alam, melalui pola kemitraan dengan LMDH. Bantir Hills menjadi salah satu contoh bagaimana pengelolaan kawasan hutan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian,” ujar Andrie.

Ia menambahkan bahwa promosi wisata perlu terus ditingkatkan agar Bantir Hills semakin dikenal luas oleh masyarakat, baik di tingkat regional maupun nasional. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, diharapkan akan berdampak positif terhadap pendapatan masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan wisata.

Sementara itu, Ketua LMDH Argo Sumber Makmur Kirman Waspodo mengungkapkan bahwa sinergi antara Perhutani dan LMDH telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Bantir. Keterlibatan warga dalam pengelolaan wisata, mulai dari penyediaan jasa parkir, warung, hingga pengelolaan fasilitas wisata, mampu meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja baru.

“Kami sangat merasakan manfaat dari adanya kerja sama ini. Masyarakat menjadi lebih berdaya dan memiliki kesempatan untuk meningkatkan ekonomi keluarga melalui kegiatan wisata Bantir Hills,” jelas Kirman.

Kirman juga menegaskan komitmen LMDH untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai aset utama dalam pengembangan wisata. Menurutnya, keberlanjutan wisata sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang tetap terjaga.

Melalui penguatan promosi dan pengelolaan berbasis kemitraan, Perhutani berharap Bantir Hills dapat berkembang menjadi destinasi wisata alam yang berdaya saing serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026