BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (18/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar Kepolisian Sektor Glenmore. Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan koordinasi antara Polsek Glenmore dan Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Glenmore, Banyuwangi, Selasa (17/03).

Administratur Perhutani (KPH) Banyuwangi Barat melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Glenmore, Rizki Arief Kurniawan, menyambut baik koordinasi tersebut sebagai bentuk penguatan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Perhutani dan Kepolisian.

“Kami mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 sebagai wujud sinergitas dan kontribusi Perhutani dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Kecamatan Glenmore,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan hutan selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Perhutani telah menyiagakan personel Polisi Hutan selama 24 jam, yang didukung oleh mandor dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan dengan sistem mobilitas di lapangan maupun di kantor.

“Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, personel kami siap dimobilisasi sesuai dengan kebutuhan dan koordinasi bersama Kepolisian Sektor Glenmore,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Glenmore, Ajun Komisaris Polisi Budi Hermawan, Sarjana Hukum, Magister Hukum, menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 merupakan upaya pengamanan selama bulan Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Operasi ini dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Pengamanan difokuskan pada titik rawan kepadatan lalu lintas, pusat aktivitas masyarakat, serta jalur yang dilalui pemudik,” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran dan keamanan selama periode tersebut. “Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif menjaga keamanan, tidak hanya pada arus lalu lintas, tetapi juga keamanan masyarakat, barang, serta rumah yang ditinggalkan saat mudik,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur, termasuk Perhutani sebagai bagian dari pemerintah, sangat penting dalam menyukseskan operasi tahunan ini. “Dengan sinergi dan kebersamaan, diharapkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat terwujud secara optimal,” pungkasnya. (Kom-PHT/Bwb/Eko).

Editor:Lra
Copyright©2026