PEKALONGAN BARAT, PERHUTANI (06/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Lembaga Swadaya Pecinta Alam Kedawung (LSPA) Kedawung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, memberikan edukasi tentang penanaman pohon dan pengetahuan umum kehutanan kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Bojong, Kabupaten Tegal. Kegiatan materi dan praktik penanaman bersama dilaksanakan di kawasan hutan petak 42L, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Dukuhtengah, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bumijawa, pada Sabtu (04/04).

Kegiatan edukasi dan penanaman bersama tersebut dihadiri oleh Perhutani KPH Pekalongan Barat yang diwakili Asper/Kepala BKPH Bumijawa beserta jajaran, unsur LSPA Kedawung Bojong, perwakilan pemerintah desa setempat, siswa-siswi SMP Negeri 3 Bojong yang berjumlah puluhan orang, serta guru pendamping.

Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat melalui Asper/Kepala BKPH Bumijawa yang diwakili Kepala RPH Dukuhtengah, Suparman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang baik antara Perhutani dan dunia pendidikan. Ia menjelaskan bahwa Perhutani turut berperan dalam memberikan wawasan kepada pelajar, baik melalui materi pengetahuan umum kehutanan, manfaat dan fungsi hutan, maupun praktik langsung penanaman pohon.

Ia berharap masyarakat, termasuk generasi muda, dapat bersama-sama menjaga kelestarian hutan, khususnya di wilayah lereng Gunung Slamet. Menurutnya, kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah desa, masyarakat, maupun institusi pendidikan dalam membentuk karakter peduli lingkungan.

Kepala SMP Negeri 3 Bojong, Kabupaten Tegal, Wahyutia Yuliannurunisa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani KPH Pekalongan Barat yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan program penanaman pohon yang dilaksanakan oleh pihak sekolah.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus membangun kesadaran lingkungan bagi para siswa. Pihaknya juga menyambut baik kolaborasi antara sekolah, Perhutani, dan LSPA dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengajak siswa, dewan guru, serta elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian hutan serta memperkuat sinergi antara Perhutani, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Pkb/Sgy)

Editor: Tri
Copyright © 2026