MADIUN, PERHUTANI (14/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun melaksanakan kegiatan pendampingan intensif kepada mitra dalam rangka perbaikan berkas Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP) sektor wisata bertempat di Kantor BKPH Somoroto, Ponorogo, pada Selasa (14/4),
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran teknis Perhutani, antara lain Kasi Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH) Hari Prihatin, KBKPH Somoroto Marjuki, KSS Kemitraan Produktif Agnendra Tri Ratsongko, KSS Pengembangan Bisnis Sukadi, serta Tenaga Pendamping Masyarakat wilayah selatan Ebiet Handoko. Turut hadir pula mitra pengelola wisata, yaitu Pengelola Bukit Soeharto Wahyu Bintoro dan Pengelola Kolam Renang Tirta Pendawa Wahyu Widodo.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan evaluasi dan penyempurnaan berkas pengajuan kerja sama wisata, khususnya pada aspek teknis dan administratif. Tim memberikan arahan agar proposal disusun lebih detail, termasuk penggunaan analisa usaha yang lebih tepat. Selain itu, kelengkapan administratif juga menjadi perhatian.
Administratur Perhutani KPH Madiun, Rusydi, di tempat terpisah menyampaikan bahwa perbaikan berkas ini merupakan bagian penting dalam memastikan proses kerja sama berjalan sesuai ketentuan dan memiliki kelayakan usaha yang baik.
“Melalui pendampingan ini, diharapkan berkas yang diajukan sudah memenuhi aspek teknis, administratif, dan kelayakan usaha, sehingga proses persetujuan dapat berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola wisata rintisan Bukit Soeharto, Wahyu Bintoro mengungkapkan bahwa pendampingan seperti ini yang mereka harapkan sehingga bisa segera memenuhi persyaratan kerjasama dengan Perhutani.
“Jujur kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan intensif seperti ini. Karena kami sebagai pengelola wisata tentunya ingin segera kerja sama ini bisa dilanjutkan sesuai aturan yang berlaku.” Pungkasnya. (Kom-PHT/Mdn/Adl)
Editor:Lra
Copyright©2026