CIANJUR, PERHUTANI (19/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah IV Jawa Barat dalam kegiatan sosialisasi dan mitigasi bencana alam, pada Kamis (16/04). Kegiatan ini difokuskan pada pemetaan titik rawan bencana di dalam dan sekitar kawasan hutan serta edukasi kepada masyarakat desa hutan terkait langkah preventif menghadapi potensi longsor dan kebakaran hutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Administratur KPH Cianjur, Susanto, beserta jajaran; perwakilan BPBD Kabupaten Cianjur; penyuluh kehutanan CDK Wilayah IV; Babinsa Desa Cipeuyeum; Kepala Desa Cipeuyeum beserta jajaran; serta masyarakat sekitar desa hutan.

Wakil Administratur KPH Cianjur, Susanto, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, mengingat karakteristik wilayah Cianjur yang didominasi perbukitan dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap pergerakan tanah.

“Sinergi antara Perhutani, BPBD, dan CDK sangat penting dalam memastikan upaya mitigasi berjalan efektif dan terkoordinasi. Selain menjaga kelestarian hutan, keselamatan masyarakat di sekitar kawasan hutan menjadi prioritas utama melalui penguatan deteksi dini dan langkah mitigasi yang terstruktur,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Cianjur menekankan pentingnya peningkatan kesadaran kolektif dalam mengurangi risiko bencana melalui langkah-langkah preventif.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan pemahaman kepada petugas lapangan dan masyarakat mengenai potensi risiko, tanda-tanda alam, serta prosedur evakuasi. Mitigasi bencana tidak hanya berfokus pada penanganan saat kejadian, tetapi juga pada upaya pencegahan untuk meminimalkan dampak,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Cianjur bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, guna menjaga kelestarian hutan serta keselamatan masyarakat di sekitar kawasan hutan. (Kom-PHT/Cjr/HN)

Editor: MS
Copyright © 2026