BANYUWANGI SELATAN, PERHUTANI (24/04/2026) | Perhutani Banyuwangi Selatan bersama Kodam V/Brawijaya, Kodim 0825 Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan Pemerintah Desa Glagahagung menggelar rapat pembahasan lanjutan terkait percepatan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YonTP) di kawasan hutan, Jumat (24/04). Rapat berlangsung di Kantor Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo.

Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi, langkah, dan kesiapan lapangan dalam mendukung pembangunan YonTP yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).

Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Wahyu Dwi Hadmojo menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan YonTP di kawasan hutan, dengan tetap mengacu pada prosedur dan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penggunaan kawasan hutan untuk program tersebut harus melalui mekanisme Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari Kementerian Kehutanan.

“Kami mendukung program ini sepanjang prosesnya sesuai regulasi, sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, rapat ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan lapangan sebelumnya untuk memastikan kesiapan lokasi. Perhutani juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas masyarakat melalui sosialisasi dan pembinaan kepada warga sekitar hutan.

Perwakilan Kodam V/Brawijaya Letkol Agus Kurniawan menyampaikan bahwa YonTP merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan, pertahanan negara, dan pembangunan infrastruktur daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam percepatan pelaksanaan program tersebut.

“Proses pembangunan akan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku, termasuk menunggu terbitnya persetujuan PPKH dari Kementerian Kehutanan,” katanya.

Ia juga menyebutkan rencana pelaksanaan pembangunan ditargetkan mulai Mei mendatang, dengan harapan seluruh perizinan dapat segera diselesaikan.

Sementara itu, Kepala Desa Glagahagung Mimin Budiati menyatakan dukungan terhadap pembangunan YonTP dan berharap pelaksanaannya melibatkan masyarakat setempat. Menurutnya, program ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Melalui rapat ini, seluruh pihak sepakat untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi guna mendukung kelancaran pembangunan YonTP secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan. (Kom-PHT/Bws/Dik)

Editor: Lra
Copyright©️2026