CIANJUR, PERHUTANI (28/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur memperkuat kolaborasi dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) di bidang pengembangan wisata di wilayah KPH Cianjur, Senin (27/04).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengoptimalkan potensi wisata hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar hutan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Administratur KPH Cianjur, Ade Sugiharto beserta jajaran, Asper BKPH Ciranjang Utara, BKPH Ciranjang Selatan, BKPH Sukanagara Selatan, dan BKPH Sindangbarang, serta para Ketua LMDH, antara lain Oleh, Suwarna, Kosasih, dan Rahyan Sumartono beserta anggota.

Dalam sambutannya, Ade Sugiharto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen Perhutani dalam mendorong pengelolaan hutan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Penandatanganan PKS ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengimplementasikan tata kelola hutan yang inklusif. Kami ingin memastikan potensi wisata hutan di Cianjur dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dengan tetap mengedepankan aspek kelestarian hutan. Kami juga berharap LMDH dapat mengelola destinasi wisata secara profesional dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan LMDH Wana Lestari Poklan, Suwarna menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap kerja sama yang telah diperbarui.

“Kami menyambut baik penandatanganan PKS ini karena memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan wisata hutan. Dengan dukungan dari Perhutani, kami optimistis dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa hutan melalui sektor wisata, sekaligus tetap menjaga kelestarian hutan sebagai aset utama,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Perhutani dan LMDH dalam mengembangkan potensi wisata berbasis hutan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan. (Kom-PHT/Cjr/HN)

Editor: MS

Copyright © 2026