BANYUWANGI SELATAN,PERHUTANI (31/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan memperkuat barisan dengan menyambangi Kepolisian Sektor (Polsek) Tegaldlimo guna mengantisipasi Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut) di awal tahun 2026. Kunjungan koordinasi yang berlangsung di Mapolsek Tegaldlimo ini bertujuan untuk memastikan kondusifitas masyarakat sekitar hutan serta memetakan langkah preventif terhadap potensi kerawanan hutan di wilayah Banyuwangi, pada Sabtu (31/1).
Pada kesempatan tersebut Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan, melalui Danru Polhutmob Edi Wibowo menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek Tegaldlimo bagian Polresta Banyuwangi atas sinergitas dan komunikasi antara Perhutani dengan Kepolisian yang terjalin sangat baik ini, dan kami berharap hal ini tetap berjalan dan ditingkatkan, tutur Edi.
Sementara Pabin Polhut Perhutani Banyuwangi Raya AKP Donny Ariyadi menambahkan sinergitas dengan pihak eksternal terlebih dengan kepolisian itu suatu keharusan, karena dengan baiknya jalinan komunikasi maka sinergitas dengan kepolisian atau pihak keamaman akan berdampak positif bagi Perhutani maka akan terbantu kita dalam kegiatan pengamanan hutan, dan kondusifitas masyarakat sekitar hutan. Menyikapi dan antisipasi potensi peningkatan gukamhut ditahun 2026 kedepan, pihaknya berharap perkuat koordinasi dengan Polsek Tegaldlimo dan pihak terkait lainnya yang dalam pelaksanaannya inten melakukan patrol gabungan/patrol bersama pada petak-petak rawan gukamhut ataupun area rawan bencana alam seperti tanah longsor dan banjir serta inten melakukan komsos pada masyarakat untuk pencegahan dini gukamhut termasuk upaya penegakan hukum pada pelaku gukamhut untuk efek jera pelaku dan menurukan angka gukamhut, tegas Donny.
Selanjutnya Kapolsek Tegaldlimo AKP, Sadimun menyampaikan terima kasih kepada Perhutani atas kunjungan koordinasinya di Polsek Tegaldlimo dan berharap jalinan kerjasama, sinergitas, koordinasi yang berjalan baik dan solid ini tetap berkelanjutan, dan kami juga sampaikan apresiasi atas tanggap gukamhut di tahun 2026 kedepan ditangani secara bersama terangnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya siap membantu mencipkatan kondusifitas masyarakat dan turut peningkatan upaya antisipasi Gukamhut di tahun 2026 kedepan dengan peningkatan koordinasi, komunikasi dan kolaborasi dengan patrol inten pada petak rawan gukamhut dan rawan bencana alam serta yang tak kalah pentingnya, upaya pendekatan dan komsos yang merupakan salah satu cara jitu dalam upaya pengendalian kondusifitas masyarakat serta kami komitmen untuk lakukan upaya penegakan hukum terhadap pelaku gukamhut harus dilakukan guna efek jera dan atensi bagi yang lain demi hutan agar tetap aman dan lestari, pungkasnya. ( Kom-PHT/Bws/Dik).
Editor:Lra
Copyright©2026