KOMPAS.COM (22/01/2026) | Bukit Mongkrang atau Gunung Mongkrang menjadi salah satu destinasi pendakian singkat di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Lokasi ini berada di lereng selatan Gunung Lawu dan dikelola oleh Perhutani KPH Surakarta.

Bukit Mongkrang dikenal ramah bagi pendaki pemula karena jalur yang relatif pendek dan mudah dilalui. Keindahan savana, padang ilalang, serta panorama gunung di sekitarnya menjadi daya tarik utama kawasan ini.

Dirangkum dari laman Perhutani, BOB Kemenparkraf, dan Kompas.com, berikut ulasan singkat tentang Bukit Mongkrang.

Lokasi Bukit Mongkrang di Lereng Gunung Lawu

Bukit Mongkrang terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, tepatnya di kawasan hutan yang dikelola Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Surakarta.

Destinasi ini berada di lereng selatan Gunung Lawu dan kerap disebut sebagai bukit oleh warga sekitar karena ketinggiannya lebih rendah dibanding Lawu.

Secara administratif, Bukit Mongkrang merupakan wisata rintisan yang resmi membuka jalur pendakian pada 2019.

Kawasan ini telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Perhutani dan memiliki luas sekitar 108,10 hektare.

Akses Menuju Bukit Mongkrang

Akses menuju Bukit Mongkrang tergolong mudah. Jarak Bukit Mongkrang sekitar 50 kilometer dari Kota Surakarta ke arah Karanganyar.

Dari wilayah Karanganyar maupun Matesih, pengunjung dapat melalui jalan utama menuju arah Magetan, dilanjutkan ke jalur Matesih–Tawangmangu hingga tiba di Pasar Tawangmangu.

Dari pasar, perjalanan dilanjutkan lurus hingga sampai di Pos Cemara Kandang sebagai titik awal pendakian.

Jalur Pendakian Singkat dan Ramah Pemula

Puncak Bukit Mongkrang memiliki ketinggian sekitar 2.194 meter di atas permukaan laut, berbeda dengan Gunung Lawu yang menjulang setinggi sekitar 3.265 mdpl.

Dari pos awal pendakian, waktu tempuh menuju puncak Bukit Mongkrang sekitar 1-2 jam.

Jalur pendakian tergolong landai dan ramah bagi pendaki pemula yang ingin melakukan pendakian singkat untuk sekadar menyegarkan diri.

Di sepanjang jalur, pendaki akan disuguhi beragam spot foto menarik, mulai dari jalan setapak berliku, hamparan ilalang, hingga lanskap perbukitan dan pegunungan di sekitarnya.

Keunikan Jalur Pendakian Bukit Mongkrang

Selain panorama dari puncaknya, Bukit Mongkrang juga memiliki berbagai keunikan di sepanjang jalur pendakiannya.

Setelah berjalan sekitar 65 menit dari titik awal, pendaki akan tiba di area Bukit Candi I dan Bukit Candi II.

Meski mengandung kata “candi”, kedua lokasi ini merupakan lapangan luas dan datar yang kerap dimanfaatkan untuk berkemah dan beristirahat.

Setelah melewati Bukit Candi II, pendaki akan memasuki kawasan savana yang menjadi salah satu daya tarik utama Bukit Mongkrang.

Pada musim kemarau, savana ini menampilkan perpaduan warna kecokelatan rumput dengan langit biru yang cerah, menciptakan pemandangan yang memukau dan menenangkan.

Daya Tarik Puncak Bukit Mongkrang

Dari puncak Bukit Mongkrang, wisatawan dapat menikmati pemandangan Gunung Lawu.

Selain Lawu, saat cuaca cerah pendaki juga dapat melihat sejumlah gunung lain, seperti Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Sumbing, Gunung Telomoyo, Gunung Prau, dan Gunung Ungaran.

Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Mongkrang

Per 8 Desember 2024, harga tiket trekking dengan wisatawan yang ingin berkemah dikenakan ketentuan berbeda.

Adapun ketentuan terbaru pendakian adalah sebagai berikut:

Harga tiket

Jam buka

Pendaki yang ingin melakukan pendakian malam atau dini hari pada hari kerja diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu melalui akun Instagram resmi @bukitmongkrangofficial_.

Fasilitas Pendukung Pendakian

Bukit Mongkrang telah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti area parkir, lahan camping, warung, toilet, musala, serta penyewaan peralatan camping.

Dengan fasilitas tersebut, pengunjung tidak perlu khawatir meski tidak membawa perlengkapan berkemah sendiri.

Sumber : kompas.com