MANTINGAN, PERHUTANI (20/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan memastikan peningkatan produktivitas gula dari tanaman tebu di kawasan hutan wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon dengan melibatkan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rogo Jati dan siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru, Senin (20/04).
Kegiatan pemeliharaan tanaman agroforestry tebu mandiri tersebut dilaksanakan di petak 12E wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mantingan, BKPH Kebon, dengan luas areal mencapai 11,7 hektare. Melalui keterlibatan masyarakat sekitar hutan, Perhutani berupaya mendukung peningkatan hasil panen sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan kawasan hutan yang produktif dan berkelanjutan. Selain itu, Perhutani juga mengenalkan tata cara pemeliharaan tebu yang benar kepada siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.
Administratur KPH Mantingan melalui Kepala BKPH Kebon, Rusmanto, menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan serta memastikan produktivitas gula dari tanaman tebu di wilayah hutan BKPH Kebon dapat tercapai secara optimal.
Ia menjelaskan bahwa upaya peningkatan hasil tebu sangat penting karena memiliki dampak luas, baik dari sisi ekonomi, ketahanan pangan, maupun keberlanjutan industri gula nasional. Pelibatan masyarakat juga bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memastikan tanaman tebu tumbuh dengan baik dan menghasilkan produksi yang maksimal.
Sementara itu, Kepala RPH Mantingan, Wiwit Isrona, memberikan penjelasan kepada siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru mengenai teknik pemeliharaan tanaman tebu yang baik dan benar. Ia menekankan bahwa pemeliharaan harus dilakukan secara tepat waktu dan sesuai prosedur guna mendukung pertumbuhan optimal tanaman, mencegah serangan hama dan penyakit, serta mengoptimalkan penyerapan sinar matahari dan sirkulasi udara.
Salah satu tenaga pemeliharaan dari anggota LMDH Rogo Jati, Karmin, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran siswa magang turut membantu proses pemeliharaan tanaman.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya anggota LMDH Rogo Jati, sekaligus menjadi pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat bagi para siswa yang terlibat.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Mantingan terus berupaya meningkatkan produktivitas tanaman tebu sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan dunia pendidikan dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan. (Kom-PHT/Mnt/Joyo)
Editor: Tri
Copyright © 2026