INDRAMAYU, PERHUTANI (10/07/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu mendukung Kepolisian Resor (Polres) Indramayu dalam melaksanakan penanaman benih jagung serentak Kuartal III di lahan seluas 100 hektare. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan hutan Perhutani, tepatnya di petak 19a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bantarwaru, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sanca, pada Rabu (09/07).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Administratur KPH Indramayu Cecep Suryaman beserta jajaran; Kepala Kepolisian Resor Indramayu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ari Setiawan Wibowo beserta jajaran; Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0616/Indramayu Letnan Kolonel (Letkol) Inf Yanuar Setyaga; Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Arief Indra Kusuma Adhi; Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu; Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IX Agus Sukondi; Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gantar; para Kuwu se-Kecamatan Gantar; Direktur PT Uniteda Arkato; Kepala Desa Mekarwaru beserta jajaran; kelompok tani se-Kecamatan Gantar; serta tokoh masyarakat lainnya.
Administratur KPH Indramayu, Cecep Suryaman, dalam wawancaranya mengungkapkan dukungan penuh Perhutani terhadap kegiatan penanaman jagung di kawasan hutan. Ia menjelaskan bahwa komoditas jagung sangat sesuai ditanam di wilayah Hutan Sanca yang merupakan lahan tadah hujan dengan topografi berbukit. Cecep juga menegaskan kesiapan Perhutani dalam menyediakan lahan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai upaya mengantisipasi potensi krisis pangan.
“Kegiatan ini juga menjadi bukti sinergi yang kuat antara Perhutani, Kepolisian, dan PT Uniteda Arkato. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera dan mandiri. Program budidaya jagung ini adalah langkah nyata dalam mendukung visi besar pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Resor Indramayu AKBP Ari Setiawan Wibowo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Presiden terkait swasembada pangan. Ia menjelaskan bahwa institusi Polri memiliki target mendukung program penanaman jagung seluas satu juta hektare pada tahun ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Perhutani Indramayu yang telah mendukung program ini. Untuk pengembangan tanaman jagung di Kabupaten Indramayu, pelaksanaannya pada umumnya hanya dapat dilakukan di kawasan hutan. Kami juga berterima kasih kepada PT Uniteda Arkato yang telah bekerja sama dalam pengembangan budidaya tanaman jagung. Semoga dengan adanya program ini, masyarakat menjadi lebih makmur dan hutan tetap lestari,” tandasnya.
Penanaman jagung serentak tersebut dibuka secara nasional oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, serta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Acara ini juga diikuti oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia serta berbagai pemangku kepentingan lainnya melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Kom-PHT/Idr/De)
Editor: EM
Copyright © 2025