KEDU SELATAN, PERHUTANI (11/07/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan bersama Kepolisian Resor (Polres) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purworejo melaksanakan penanaman jagung di Desa Patutrejo, Kabupaten Purworejo, pada Rabu (09/07).
Penanaman jagung ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada jagung yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Sebelumnya, penanaman jagung serentak kuartal III Tahun 2025 digelar secara daring yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, berpusat di Grobogan, Jawa Tengah.
Untuk penanaman di Purworejo terpusat di Desa Patutrejo yang dihadiri oleh Bupati Purworejo, Kapolres Purworejo, Kodim, Perhutani KPH Kedu Selatan, Camat Grabag, Kapolsek Grabag, CPM, Kepala Bulog, Kepala BPS, Balai Penyuluh Pertanian, Kelompok Tani Desa Patutrejo, serta lembaga terkait lainnya.
Administratur KPH Kedu Selatan melalui Kepala Seksi Madya Pembinaan Sumber Daya Hutan dan Perhutanan Sosial, Koko Winarko, dan Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Purworejo, Midin, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti kegiatan penanaman jagung bersama ini.
Diharapkan dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, program penanaman jagung ini mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam penguatan ketahanan pangan lokal maupun nasional serta menjadi langkah konkret menuju kesejahteraan masyarakat.
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi atas inisiasi dan dukungan penuh dari Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Purworejo, yang telah bersinergi dengan berbagai pihak untuk menggerakkan program nasional swasembada jagung di tingkat lokal.
“Jagung merupakan salah satu komoditas strategis nasional. Meningkatkan produksi jagung lokal merupakan langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan impor,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya swasembada jagung. Pemerintah Kabupaten Purworejo mendukung semua inisiatif yang bertujuan memperkuat sektor pertanian, baik yang berasal dari masyarakat, dunia usaha, maupun lembaga negara seperti Polri.
Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, menjelaskan bahwa penanaman jagung kali ini menggunakan bibit unggul varietas Bisi 2 hasil kerja sama dengan Kelompok Tani Patutrejo. Budidaya dijadwalkan selama 90 hari dengan hasil panen yang akan diolah menjadi pakan ternak dan sebagian akan disalurkan ke Bulog sebagai cadangan pangan nasional.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dan dukungan seluruh pihak dalam menyukseskan program tersebut. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi nyata seperti ini,” ucapnya. (Kom-PHT/Kds/Rwi)
Editor: Tri
Copyright © 2025