JAKARTA, INHUTANI II (11/06/2021) | Inhutani II melakukan uji coba penanaman tebu di wilayah kerja Kalimantan Selatan (Kalsel) seluas 150 Ha, Selasa (8/6).

Kegiatan tersebut dalam rangka persiapan penanaman agroforestry yang bekerjasama dengan PT Jhonlin AgroMandiri di Unit Manajemen (UM) Hutan Tanaman Fast Growing Species (FGS) Pulau Laut.

Uji coba penanaman dilakukan dengan masing-masing plot seluas 0.25 Ha dengan jarak tanam 20×20 cm. Penanaman ada di 2 tempat yaitu 4 plot di UM FGS II Semaras dan 2 plot di UM FGS I Tanjung Seloka.

“Sedangkan tebu yang ditanam merupakan jenis tebu hitam yang berasal dari Sulawesi” jelas General Manager  Inhutani II wilayah Kalsel, Benar Firmansyah.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dolomite terhadap kenaikan PH tanah dan kesuburan tanah, serta untuk pengetahui dosis dolomite dan pupuk TSP yang tetap terhadap pertumbuhan tanaman tebu dengan mengamati jumlah anakan yang tumbuh, jumlah helai daun, tinggi tanaman, ruas dan diameter batang serta bobot segar tebu dengan waktu penetilian sejak April 2021 sampai dengan Maret 2022.

Manajer UM FGS II, Hari Novianto selaku penanggung jawab kegiatan uji coba ini menyampaikan bahwa secara umum tanah di Kalsel bersifat asam maka perlu perlakuan uji coba pratamam dengan pemberian kapur dolomite sebanyak 2-4 ton/Ha dan pupuk TSP sebanyak kurang lebih 300 hingga 400 Kg/Ha. (Kom-INH2/DI)

Editor : Ywn

Copyright©️2021