JAWAPOS.COM (06/02/2026) | Keberadaan lahan kritis jadi perhatian Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDHCemara Indah, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Upaya konservasi pun terus dilakukan.

Jumat pagi (6/2) LMDH Cemara Indah melakukan penanaman 10 ribu pohon jenis cemara dan nangka.

Agenda tersebut dilakukan bersama Perhutani. Dengan memusatkannya di hutan petak 22 B, RPH Sugro, BPKH Lawang Timur, KPH Pasuruan. Lokasinya masih masuk wilayah Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur.

Kegiatan positif itu diikuti pengurus dan anggota LMDH Cemara Indah Desa Ngadirejo. Ikut pula dari perwakilan Perhutani KPH Pasuruan, BKPH Lawang Timur, BKPH Tosari, serta Muspika Tutur.

“Penanaman 10 ribu pohon kami lakukan di lahan kritis. Ini merupakan salah satu upaya penanggulangan bencana longsor,” kata ketua LMDH Cemara Indah Desa Ngadirejo, Atemo.

Acara itu disambut antusias warga. Pengurus dan anggota LMDH Cemara Indah, prwakilan Perhutani dan Muspika Tutur pun sangat bersemangat mengikuti acara. Cuaca cerah membuat acara berjalan dengan lancar.

“Ini juga sekaligus bagian dari menjaga kelestarian hutan. Terutama di lahan kritis,” imbuhnya.

Sesampainya di lokasi, satu persatu tanaman cemara dan nangka yang dibawa dari bawah langsung ditanam. “Perhutani sangat mendukung dan ikut serta acara ini,” terang kepala Administrasi Perhutani KPH Pasuruan BKPH Lawang Timur Ivan Cahyo Susanto.

Menurutnya, penanaman pohon ini dilakukan berkelanjutan agar hutan-hutan terjaga kelestariannya.

Sumber : jawapos.com