KEDU SELATAN, PERHUTANI (30/07/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan melalui koperasi binaannya berhasil meraih peringkat empat sebagai koperasi sehat dalam wilayah Kabupaten Purworejo pada Sabtu (27/07). Predikat koperasi sehat diberikan kepada koperasi yang memenuhi berbagai kriteria berdasarkan penilaian berkala. Penilaian tersebut mencakup aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, jati diri koperasi, serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip koperasi.

Primer Koperasi Karyawan (Primkokar) Perhutani KPH Kedu Selatan menjadi salah satu dari sepuluh koperasi yang menerima penghargaan koperasi sehat dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Purworejo.

Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Hadi Pranoto, menyampaikan bahwa penghargaan koperasi sehat tahun 2025 diberikan kepada koperasi-koperasi yang menunjukkan kinerja unggul, dengan indikator utama seperti kepatuhan terhadap pelaporan, kesinambungan usaha, serta tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

“Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada koperasi yang berkontribusi nyata bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kualitas pengelolaan koperasi. Diharapkan, penghargaan ini menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi koperasi lain untuk terus meningkatkan profesionalisme, pelayanan, dan keberlanjutan usaha,” jelasnya.

Pembina Primkokar Perhutani KPH Kedu Selatan, Nandang Kusnandar, bersama Ketua Koperasi, Sutikno, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih koperasi tersebut. “Harapan kami, koperasi yang kita banggakan ini akan semakin maju dan berkembang sehingga dapat memberikan kesejahteraan yang lebih luas kepada para anggotanya,” ujar Sutikno.

Saat ini, Primkokar Perhutani KPH Kedu Selatan memiliki sekitar 300 anggota yang tersebar di wilayah Purworejo, Kebumen, Wonosobo, Banjarnegara, dan sebagian Banyumas. Koperasi ini memiliki total aset lebih dari Rp8 miliar dan menjalankan berbagai unit usaha seperti simpan pinjam, toko, angkutan, bisnis wisata, dan lain-lain.

“Keberadaan koperasi sangat penting untuk menopang hajat hidup orang banyak. Syukur alhamdulillah, koperasi berjalan dengan baik sehingga mampu membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU) dan bingkisan lebaran kepada anggota,” tutur Nandang. (Kom-PHT/Kds/Rwi)

Editor: Tri

Copyright © 2025