RANDUBLATUNG, PERHUTANI (30/01/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Randublatung menghadiri undangan Program Kecamatan Berdaya yang diselenggarakan di Kecamatan Randublatung, Jumat (30/01/).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Randublatung dan dihadiri oleh Camat Randublatung, Joko Budi Heri Santoso, unsur Polsek Randublatung, Koramil Randublatung, Kantor Urusan Agama Randublatung, Direktur RSU Samin Suro Sentiko Randublatung, Puskesmas Randublatung, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Randublatung, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Randublatung, Muslimat NU, GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Ketua KONI Randublatung, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Randublatung.

Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan Randublatung melalui Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan Kesatuan Pemangkuan Hutan Randublatung, Junaidi, menyampaikan bahwa Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Randublatung mendukung penuh pelaksanaan Program Kecamatan Berdaya sebagai upaya bersama dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas wilayah, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di tingkat kecamatan.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan, lembaga, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. Selain itu, diharapkan dapat terjalin komunikasi serta kerja sama yang berkesinambungan demi terwujudnya manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam paparannya, Camat Randublatung, Joko Budi Heri Santoso, menyampaikan Program Kecamatan Berdaya yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah serta Aksi Konvergensi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting. Ia menjelaskan bahwa Program Kecamatan Berdaya merupakan penyatuan komitmen dan sumber daya antara pemerintah, desa, masyarakat, serta dunia usaha untuk melindungi dan memberdayakan perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia, serta anak muda kreatif. Program ini mengintegrasikan aspirasi dan hak masyarakat dalam perencanaan pembangunan serta pelayanan publik guna mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ruang lingkup Program Kecamatan Berdaya meliputi Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak, perlindungan lansia dan disabilitas, Taruna Karya Mandiri generasi zilenial, serta Sport Center. Program tersebut diharapkan mampu membangun sistem dan ekosistem layanan yang terintegrasi di tingkat kecamatan, meningkatkan akses dan kualitas hidup kelompok sasaran, serta mengoptimalkan peran kecamatan sehingga mendorong terjadinya transformasi sosial ekonomi di tingkat lokal yang berkontribusi terhadap pembangunan regional.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan implementasi Program Kecamatan Berdaya diharapkan dapat memberikan dukungan nyata pada setiap ruang lingkup program, khususnya Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak, perlindungan lansia dan disabilitas, Taruna Karya Mandiri, serta Sport Center. (Kom-PHT/Rdb/Jun)

Editor: Tri
Copyright © 2026