KOMPAS.COM (03/01/2026) | Wisata pendakian Gunung Ranti di Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami lonjakan kunjungan hingga 300 persen selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Gunung yang terletak di kawasan Pegunungan Ijen ini dikenal memiliki jalur pendakian relatif singkat, namun menawarkan panorama Kawah Ijen dan sensasi “negeri di atas awan”.

Administratur/Kepala Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Muklisin menyatakan, jumlah pendaki meningkat signifikan.

“Dibanding hari biasa naik 300 persen. Kalau hari biasa, 30-50 pendaki per hari, sabtu minggu sekitar 100-150 pendaki. Di liburan kali ini naik sampai 400 pendaki per hari,” tutur Muklisin, Sabtu (3/1/2026).

Mayoritas pendaki didominasi oleh kalangan anak muda yang memanfaatkan momen libur sekolah atau kuliah.

Diimbau Gunakan Jalur Pendakian Legal

Menyikapi lonjakan kunjungan tersebut, Muklisin mengingatkan masyarakat untuk menggunakan jalur pendakian legal dan mendaftarkan diri melalui aplikasi tiket pendakian yang tersedia di Play Store. “Saat pesan tiket nanti ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Pendaki yang naik juga harus memenuhi kriteria karena pendakian gunung minat khusus tidak semua mau dan mampu,” tegasnya.

Pembelian tiket seharga Rp 20.000 sebelum mendaki bertujuan untuk registrasi pendaki dan deteksi lokasi selama pendakian.

Selain itu, sistem tiket ini memungkinkan pendaki terdaftar untuk melakukan panggilan SOS jika mengalami kondisi darurat. “Untuk calon pendaki, saat mendaki ke Gunung Ranti, pastikan untuk taat dan mematuhi peraturan serta arahan petugas satgas. Utamakan keselamatan dan keamanan,” pesannya.

Sumber : kompas.com