ANTARANEWS.COM (08/01/2026) | Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, segera melakukan uji coba penanaman jagung varietas baru yakni multi tongkol guna mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Madiun Budi Wibowo mengatakan Pemkot telah menyiapkan lahan seluas sekitar 5 hektare yang tersebar di tiga kecamatan untuk mewujudkan upaya tersebut.
“Ini merupakan inisiatif Pak Wali Kota Maidi. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk penanaman jagung hibrida sekaligus uji coba varietas baru, di mana satu tanaman bisa menghasilkan dua sampai tiga tongkol. Target produksi sementara sekitar lima ton, dan akan terus dievaluasi,” ujar Budi saat kegiatan panen raya jagung yang digelar Pemkot Madiun bersama Polri dan Forkopimda di Madiun, Kamis.
Selain itu, Pemkot juga sedang menyiapkan pengembangan lahan secara bertahap. Beberapa titik baru direncanakan untuk penanaman lanjutan dengan tetap mempertimbangkan keterbatasan wilayah Kota Madiun. Termasuk uji coba di kawasan Perhutani.
Ia menambahkan kegiatan tanam dan panen jagung tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program strategis pemerintah pusat. Menurutnya, hasil panen di Kota Madiun menunjukkan capaian yang memuaskan.
“Ini wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda dalam rangka program nasional ketahanan pangan. Hasilnya sudah terlihat dan sangat memuaskan. Pak Wali Kota Maidi juga sangat mendukung program ini,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Resor Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta Pratama menyampaikan bahwa panen jagung kali ini merupakan bagian dari panen raya jagung serentak yang digelar secara nasional.
Di Kota Madiun, panen dilakukan secara simbolis dengan hasil jagung jenis hibrida yang telah ditanam beberapa bulan lalu.
“Panen ini bersifat periodik. Di Kota Madiun, jagung yang dipanen berasal dari lahan seluas sekitar 2 hektare. Ke depan, akan terus berkelanjutan dengan penambahan luasan di beberapa titik, termasuk uji coba di lahan Perhutani,” kata Kompol I Gusti Agung.
Hasil panen jagung selanjutnya akan disalurkan melalui Bulog bersama distribusi beras, untuk kemudian dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Saat ini, penanaman jagung telah dilakukan di tiga kecamatan di Kota Madiun sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Sumber : antaranews.com