BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (24/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat bersama Cipayung Plus Banyuwangi dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rimba Sejahtera Gombengsari melakukan patroli preventif di Petak 37 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Suko Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Licin sebagai upaya menjaga kelestarian hutan dan mengedukasi masyarakat, Sabtu (24/01).

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menyambut baik komitmen Cipayung Plus Banyuwangi dalam mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan edukasi kehutanan kepada masyarakat. Cipayung Plus, forum lintas organisasi kemahasiswaan berbasis Pancasila yang menaungi berbagai organisasi mahasiswa ekstra kampus, selama ini berfokus pada dialog, kolaborasi, dan gerakan sosial pemuda dalam isu-isu nasional.

Koordinator Cipayung Plus Banyuwangi, Muhammad Haddad Alwi Nasyafiallah, menjelaskan bahwa hutan memiliki fungsi vital sebagai paru-paru dunia, pengatur tata air, serta habitat keanekaragaman hayati. Ia mengatakan, “Hutan menjaga kestabilan iklim, mencegah erosi, menyediakan air tanah, serta meredam pemanasan global, menjadi penyimpan karbon, serta sumber pangan, obat-obatan, dan kesuburan tanah”.

Karena itu, Cipayung Plus berkomitmen melaksanakan aksi nyata melalui patroli preventif untuk mengedukasi masyarakat dan mendukung pembangunan kehutanan berkelanjutan Perhutani. Komunitas ini juga menargetkan generasi muda, khususnya generasi Z, untuk terlibat dalam kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon dan kampanye pelestarian alam.

Mewakili Administratur KPH Banyuwangi Barat, Kepala Sub Seksi Hukum dan Kepatuhan, Eko Hadi, mengapresiasi langkah Cipayung Plus. Ia menegaskan bahwa pengelolaan hutan berkelanjutan harus memberikan manfaat bagi lingkungan (planet), masyarakat (people), dan ekonomi (profit). Komitmen tersebut selaras dengan nilai AKHLAK Perhutani Group, terutama nilai Kolaboratif melalui pemberian ruang bagi berbagai pihak untuk berkontribusi dalam menjaga hutan.

Pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rimba Sejahtera, Peri, menambahkan bahwa Perhutani selalu melibatkan masyarakat dalam pengelolaan hutan, mulai dari produksi kayu dan getah, tumpangsari, pemanfaatan lahan di bawah tegakan (PLDT), hingga perlindungan hutan. Ia menyambut baik kesamaan komitmen Cipayung Plus dan menegaskan bahwa hutan yang lestari akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. (Kom-PHT/Bwb/Eko).

Editor:Lra
Copyright©️2026