BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (13/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 Serikat Karyawan (SEKAR) Perhutani Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banyuwangi Barat yang diselenggarakan di Wisata Gerbang Raung, petak 49 B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sidomulyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalisetail, Selasa (10/02).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen KPH Banyuwangi Barat, anggota SEKAR DPD Banyuwangi Barat, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SEKAR Jawa Timur, Ketua DPD SEKAR Banyuwangi Selatan, Ketua DPD SEKAR Banyuwangi Utara, serta perwakilan serikat pekerja lainnya di lingkungan KPH Banyuwangi Barat.

Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah yang berfungsi untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun program kerja, serta memilih kepengurusan baru untuk periode berikutnya.

“Musda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan dan soliditas organisasi. Serikat karyawan adalah mitra perusahaan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, aman, dan kondusif. SEKAR berperan menjembatani komunikasi, mendukung implementasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB), serta membantu menjaga stabilitas dan produktivitas kerja,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh karyawan dan karyawati Perhutani KPH Banyuwangi Barat memiliki kebebasan untuk berorganisasi dan menjadi anggota serikat pekerja yang ada di lingkungan Perhutani, baik SEKAR Perhutani, Serikat Pekerja Pegawai Perhutani (SP2P), Serimba PHT, maupun Serimba PPHT.

Dalam Musda tersebut, secara demokratis terpilih kepengurusan baru SEKAR Perhutani DPD Banyuwangi Barat masa bakti berikutnya, yakni Nova Aleksandra sebagai Ketua, Dony Kurniawan sebagai Wakil Ketua, Ruspandi Tzalasa sebagai Sekretaris, dan Lina Pramitasari sebagai Bendahara.

Ketua terpilih, Nova Aleksandra, menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan manajemen dengan tetap memperhatikan kepentingan karyawan dan karyawati.

“Kami akan mengelola SEKAR secara profesional untuk membantu menciptakan stabilitas produksi dan kinerja perusahaan secara maksimal. Dengan perusahaan yang eksis dan kinerja yang baik, kami optimistis kesejahteraan karyawan juga akan meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan kekompakan menjadi kunci dalam membangun organisasi yang solid dengan prinsip perusahaan Eksis, Karyawan Sejahtera, Kompak Seduluran Selawase, tutupnya. (Kom-PHT/Bwb/Eko)

Editor:Lra
Copyright©2026