BANYUWANGI SELATAN, PERHUTANI (16/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar hutan guna memperkuat kebersamaan dan sinergitas dalam menjaga kondusivitas kawasan hutan, yang dilaksanakan di Mushola Perhutani area Kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pesanggaran–BKPH Sukamade, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (14/03).

Administratur KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga dan meningkatkan silaturahmi, kebersamaan, serta sinergitas dalam merajut harmoni demi menjaga kondusivitas masyarakat sekitar hutan.

“Pengelolaan hutan yang aman dan lestari membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan safari Ramadan yang dikemas melalui silaturahmi, pengajian, dan buka bersama ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membangun kolaborasi dalam menjaga kelestarian hutan.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Kesilir, Dodik H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perhutani dalam menjalin sinergi dengan berbagai pihak.

“Kegiatan ini sangat positif dalam mempererat hubungan antara Perhutani, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat. Kami mendukung upaya menjaga harmoni dan kondusivitas di wilayah sekitar hutan,” ungkapnya.

Dalam tausiah, tokoh agama setempat, KH Yusuf Muropin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, kebersamaan, dan sinergitas demi terciptanya lingkungan yang aman dan lestari.

“Kebersamaan dan ukhuwah harus terus dijaga agar masyarakat tetap tenteram dan hutan tetap lestari serta bermanfaat,” pesannya.

Kegiatan safari Ramadan yang diisi dengan silaturahmi, pengajian, doa bersama, dan buka puasa bersama tersebut diikuti sekitar 125 peserta dari unsur Perhutani, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat sekitar kawasan hutan. (Kom-PHT/Bws/Dik).

Editor:Lra
Copyright©2026