BANYUWANGI SELATAN, PERHUTANI (11/3/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda yang dibangun oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0825 Banyuwangi sebagai penghubung Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung dengan Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, guna mempermudah akses pendidikan dan aktivitas masyarakat, Senin (9/3).
Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi Letnan Kolonel (Arm) Triyadi Indrawijaya usai meresmikan jembatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, di antaranya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Perhutani Banyuwangi Selatan, serta pihak terkait lainnya yang telah memberikan dukungan dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bukti bahwa TNI hadir untuk rakyat. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Triyadi menjelaskan bahwa sebelum adanya jembatan tersebut, masyarakat harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk menuju desa seberang, baik untuk bersekolah, mengaji, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan adanya jembatan gantung tersebut, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman.
“Keberadaan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat, khususnya untuk mempermudah anak-anak menuju sekolah dan tempat mengaji. Selain itu juga mempermudah aktivitas warga tanpa harus memutar jauh atau menyeberangi sungai,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kelancaran mobilitas barang dan hasil pertanian antar desa.
Pada kesempatan yang sama, Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Wahyu Dwi Hadmojo menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan jembatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat desa sekitar kawasan hutan.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah akses masyarakat dalam beraktivitas, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. “Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah, terutama bagi anak-anak sekolah dan masyarakat yang melakukan aktivitas ke desa tetangga. Selain itu mobilitas barang dan hasil pertanian juga menjadi lebih lancar sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan,” ungkapnya.
Sementara Bupati Banyuwangi melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Kab. Banyuwangi MY. Bramuda menyampaikan apresiasi dan dukungan dari pemerintah pusat dan TNI dalam pembangunan tersebut, hai ini merupakan bukti bahwa negara hadir untuk menjawab kebutuhan akses pendidikan dan ekonomi masyarakat, dan pihaknya yakni Pemkab. Banyuwangi siaap mendukung program seperti ini, pungkasnya. (Kom-PHT/Bws/Dik).
Editor:Lra
Copyright©2026