BANYUWANGI SELATAN,PERHUTANI (31/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan melalui Polisi Hutan Mobilisasi Operasi Hutan dan Pembina Polisi Hutan melaksanakan kunjungan koordinasi dan silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Huda di Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, sebagai upaya mempererat sinergi, mengantisipasi Gangguan Keamanan Hutan, menjaga kondusivitas wilayah, serta mendukung program Ketahanan Pangan Pemerintah, Sabtu (31/01).
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan melalui Komandan Regu Polisi Hutan Mobil, Edi Wibowo, menyampaikan terima kasih kepada Pengasuh Ponpes Mambaul Huda atas sinergitas dan komunikasi antara Perhutan dengan Ponpes yang terjalin sangat baik selama ini, dan kami berharap hal ini tetap berjalan dan ditingkatkan.
“Sinergi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Komunikasi yang baik akan berdampak positif dalam mendukung pengamanan hutan, menjaga kondusivitas masyarakat sekitar hutan, serta menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah,” ujarnya.
Edi menambahkan, melalui sinergi yang kuat, upaya menjaga kelestarian hutan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan, sehingga keamanan dan kondusivitas wilayah kerja Perhutani tetap terjaga.
Sementara itu, Pembina Polisi Hutan KPH Banyuwangi Raya, AKP Donny Ariadi, mengapresiasi kerja sama yang telah terbangun antara Perhutani dan Pondok Pesantren Mambaul Huda. Kami beharap hal ini terus ditngkatkan kedepannya, upaya pencegahan dan antisipasi Gukamhut harus dikedepankan melalui komsos dan pembinaan masyarakat serta pemberian informasi terkait key person pada petak/area rawan, akan tetapi bila masih ada tindakan gukamhut harus kita proses penegakan hukum untuk efek jera bagi pelaku dan yang lain, hal ini kita lakukan hanya untuk menjaga kelestarian hutan agar tetap terjaga dan hutan dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Donny juga menyampaikan bahwa pihaknya mendukung kebijakan pemerintah terkait program ketahanan pangan. Dukungan tersebut telah diwujudkan melalui kegiatan pemanfaatan kawasan hutan, seperti pola tanam tumpangsari yang melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), pondok pesantren, serta kolaborasi dengan skateholder lainnya.
Di tempat yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Huda, KH. Ahmad Muthoharur Rohman (Gus Tohar), menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Perhutani. Ia menilai kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pondok pesantren, LMDH, Kelompok Tani Hutan (KTH), dan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan.
“Kami siap mendukung terciptanya kondusivitas masyarakat serta turut menjaga keamanan dan kelestarian hutan melalui pembinaan dan komunikasi sosial kepada masyarakat,” ungkapnya.
Gus Tohar menegaskan dukungannya terhadap upaya penegakan hukum bagi pelaku Gukamhut sebagai langkah penting untuk memberikan efek jera, sekaligus menjaga hutan agar tetap aman, lestari, dan bermanfaat bagi semua pihak. ( Kom-PHT/Bws/Dik).
Editor:Lra
Copyright©2026