GARUT, PERHUTANI (28/11/2024) | Dalam rangka kegiatan Simponi Alam dengan tema “Bahagiakan Pohon, Senyumkan Dunia”, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut memberikan materi pembelajaran tentang wawasan pengelolaan hutan di Kabupaten Garut. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 16 Garut pada Senin (25/11).

Hadir dalam acara tersebut Administratur KPH Garut, Tofik Hidayat, beserta jajaran; Kepala SMAN 16 Garut, Sopyan Nurjaman; serta para guru dan siswa SMAN 16 Garut.

Dalam sambutannya, Administratur KPH Garut, Tofik Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada SMAN 16 Garut  atas sambutan yang hangat. Tofik menyampaikan pentingnya pemahaman pengelolaan hutan yang mencakup berbagai aspek, antara lain tata kelola hutan, penyusunan rencana pengelolaan hutan, pemanfaatan hutan, rehabilitasi dan reklamasi hutan, perlindungan hutan, serta konservasi alam, sebagaimana diatur dalam Pasal 3 ayat (3) Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 2010 tentang Perusahaan Umum (Perum) Kehutanan Negara.

“Seluruh masyarakat perlu memahami tata hukum dan mekanisme terkait pengelolaan hutan. Saya berharap pemberian materi ini dapat menanamkan kecintaan terhadap lingkungan, khususnya kepada generasi muda, sehingga mereka dapat mengerti fungsi dan manfaat hutan untuk kehidupan di masa depan,” ujar Tofik.

Sementara itu, Kepala SMAN 16 Garut, Sopyan Nurjaman, juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Perhutani Garut yang telah meluangkan waktu untuk memberikan materi tentang kehutanan kepada para siswa. “Semoga ilmu yang diperoleh dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap hutan dan mendorong mereka untuk aktif dalam kegiatan pelestarian hutan di masa depan,” pungkasnya.

Sifa, salah seorang siswi SMAN 16 Garut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas materi yang telah disampaikan. “Paparan mengenai pengelolaan hutan sangat bermanfaat bagi saya dan seluruh siswa/siswi di sini. Kami jadi lebih memahami cara merawat, menjaga keamanan, dan kelestarian hutan. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat diterapkan untuk menjaga kelestarian hutan di Kabupaten Garut,” ungkapnya. (Kom-Pht/Grt/Erv)

Editor : EM
Copyright©2024