KEDU UTARA, PERHUTANI (14/07/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menyediakan lahan di kawasan hutan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional bersama Kepolisian Resor (Polres) Wonosobo dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam kegiatan penanaman jagung secara serentak kuartal III di seluruh wilayah Indonesia, pada Rabu (09/07).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, TNI-Polri, kelompok tani, serta masyarakat sekitar kawasan hutan. Tujuannya tidak hanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan secara produktif, tetapi juga untuk menjaga prinsip kelestarian lingkungan melalui praktik pertanian yang berkelanjutan.
Administratur KPH Kedu Utara, Maria Endah Ambarwati, mengatakan bahwa lahan yang disediakan Perhutani KPH Kedu Utara di kawasan hutan bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Di wilayah Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, yang termasuk wilayah hutan Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kleseman, petak 35D, dilakukan penanaman jagung bersama Polres Wonosobo dengan luas 9,8 hektare.
Ia menyampaikan harapannya agar program ketahanan pangan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dan mewujudkan swasembada pangan nasional. “Semoga program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dan mewujudkan swasembada pangan nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan pilar utama kekuatan ekonomi di Wonosobo. “Mayoritas penduduk Wonosobo adalah petani. Dari sanalah kita menjadi kuat dan hebat. Menjaga ekosistem pertanian sangat penting. Kami sangat mengapresiasi langkah Polres Wonosobo dan seluruh pihak yang terlibat dalam program ini,” ujarnya. (Kom-PHT/Kdu/Eko)
Editor: Tri
Copyright © 2025