BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (27/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sidareja melaksanakan patroli gabungan keamanan hutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama stakeholder, pada Selasa (27/08).

Patroli dilaksanakan di wilayah hutan petak 31D Jati dan 32E yang masuk dalam Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cidora, BKPH Sidareja. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala BKPH Sidareja beserta jajaran, Komandan Regu Polisi Kehutanan Mobil (Polmob) Sahidin Prayitno, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lumbir beserta anggota, Pabin Jaga Wana KPH Banyumas Barat Tulus Niadi bersama anggota Polmob, serta perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sido Makmur.

Administratur KPH Banyumas Barat melalui Kepala BKPH Sidareja, Sukirto, menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian hutan dari ancaman kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya.

“Musim kemarau merupakan periode yang rawan terjadinya kebakaran hutan. Untuk itu, Perhutani bersama aparat kepolisian dan LMDH melakukan patroli bersama agar bisa mendeteksi dini potensi kebakaran sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko menimbulkan api.Perhutani berkomitmen menjaga kelestarian hutan, dan keberhasilan itu membutuhkan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Lumbir, IPTU Katum, menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung upaya pencegahan karhutla. Pihaknya menyatakan dukungan terhadap langkah Perhutani dalam menjaga hutan. Sinergi ini sangat penting untuk mengurangi potensi pelanggaran hukum dan mencegah karhutla.

“Kami juga mengimbau masyarakat sekitar hutan untuk ikut menjaga lingkungan, karena hutan yang lestari manfaatnya akan kembali kepada masyarakat sendiri,” jelasnya.

Dari pihak masyarakat, Ketua LMDH Sido Makmur, Djarmo, menuturkan bahwa LMDH siap menjadi mitra aktif Perhutani dalam menjaga hutan dari ancaman kebakaran maupun perusakan.

“Kami sebagai mitra Perhutani merasa berkewajiban ikut menjaga hutan. Selain sebagai sumber penghidupan, hutan juga warisan yang harus kita jaga bersama. Melalui patroli gabungan ini, kami semakin yakin bahwa kerja sama antara Perhutani, aparat, dan masyarakat adalah kunci untuk menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya patroli gabungan ini, Perhutani berharap kesadaran masyarakat sekitar hutan semakin meningkat, sehingga kelestarian hutan tetap terjaga dan potensi karhutla dapat dicegah sejak dini. (Kom-PHT/Byb/Twn)

Editor: Tri

Copyright © 2025