JATIROGO, PERHUTANI (16/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo melalui BKPH Ngulahan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pengamanan hutan dan pengembangan agroforestry di Desa Dikir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Kamis (16/04).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Dikir ini melibatkan Perhutani, Babinsa Tambakboyo, serta pemerintah desa setempat sebagai langkah terpadu dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat.
Koordinasi difokuskan pada penguatan pengamanan kawasan hutan dari potensi gangguan keamanan hutan (gukamhut), seperti pencurian kayu, perambahan, dan aktivitas ilegal lainnya. Selain itu, dibahas pula keberlanjutan program agroforestry yang tengah dikembangkan di wilayah tersebut.
Administratur Perhutani KPH Jatirogo melalui Asper BKPH Ngulahan, Supangat, menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kawasan hutan sekaligus mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat.
“Melalui koordinasi ini, kami berharap keamanan hutan tetap terjaga dan program agroforestry dapat berjalan optimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dikir, Supriyanti, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Perhutani dalam menjaga hutan dan mengembangkan program agroforestry.
“Kami siap bersinergi dalam menjaga kelestarian hutan serta memanfaatkan program ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Perhutani, aparat kewilayahan, dan pemerintah desa semakin kuat dalam menciptakan kawasan hutan yang aman, lestari, serta memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. (Kom/PHT/Jtr-Eva)