BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (28/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat memberikan apresiasi kepada para penyadap pinus dan kopal lingkup Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rogojampi melalui pembagian ratusan paket sembilan bahan pokok (sembako). Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Wisata Suwiss Songgon, Petak 6a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bayu, BKPH Rogojampi, Rabu (25/02).

Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi para penyadap dalam mendukung capaian produksi getah pinus dan kopal (damar) di wilayah BKPH Rogojampi. Penyerahan paket sembako dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penyadap dan disaksikan jajaran manajemen KPH Banyuwangi Barat.

Mewakili Administratur KPH Banyuwangi Barat, Wakil Administratur Indra Gunawan menyampaikan bahwa pembagian sembako tersebut merupakan wujud terima kasih perusahaan atas dedikasi dan kerja keras para penyadap.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengapresiasi kontribusi para penyadap, meningkatkan motivasi kerja, serta mendorong produktivitas yang lebih tinggi secara konsisten. Kami ingin memperkuat perilaku positif, meningkatkan loyalitas, dan membangun budaya apresiasi yang berdampak pada pertumbuhan produktivitas,” ujar Indra Gunawan.

Sementara itu, salah satu penyadap pinus RPH Bayu, Pak Gumun, mewakili rekan-rekannya, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Perhutani. Ia menyebutkan bahwa banyak penyadap yang menerima manfaat dari pembagian sembako tersebut.

“Bantuan ini membuat kami semakin bersemangat untuk meningkatkan hasil getah semaksimal mungkin. Jika hasil produksi baik, tentu pendapatan para penyadap juga akan meningkat,” tuturnya.

Ia juga mendoakan agar Perhutani semakin maju dan seluruh jajaran karyawan diberikan kesehatan serta keberkahan dalam menjalankan tugas.

Secara terpisah, Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Perhutani terhadap masyarakat sekitar hutan, khususnya mereka yang menggantungkan mata pencaharian sebagai penyadap.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi motivasi bagi para penyadap, baik getah pinus maupun kopal, untuk terus meningkatkan produktivitas sehingga hasil yang diperoleh dapat semakin optimal,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Banyuwangi Barat berharap sinergi antara perusahaan dan para penyadap dapat terus terjaga, sehingga pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Kom-PHT/BWB/Eko)

Editor:Lra
Copyright©2026