Kegiatan sosial tersebut menyasar masyarakat sekitar hutan yang berprofesi sebagai penyadap getah pinus dan tenaga tebangan. Secara keseluruhan, Perhutani KPH Banyuwangi Barat menyiapkan sebanyak 2.170 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat di wilayah kerjanya selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Perwakilan penyadap wilayah Licin, Dodik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat sekitar hutan.
Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat bermanfaat, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Sembako ini sangat membantu kami, terlebih menjelang Idulfitri ketika harga kebutuhan pokok meningkat. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi Perhutani dan seluruh karyawannya,” ujar Dodik.
Ia juga menyampaikan komitmen para penyadap untuk terus meningkatkan produksi getah di lapangan melalui kerja yang lebih optimal.
“Kami akan berupaya meningkatkan produksi sadapan melalui kerja keras, sehingga hasilnya lebih baik dan manfaatnya juga dapat dirasakan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, mewakili Administratur KPH Banyuwangi Barat, Asper BKPH Licin Hariyanto mengatakan bahwa kegiatan pembagian sembako tersebut telah dilakukan dua kali selama bulan Ramadan tahun ini.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kepedulian Perhutani kepada masyarakat sekitar hutan sekaligus sebagai upaya memberikan motivasi agar masyarakat semakin semangat dalam mendukung kegiatan produksi kehutanan.
“Sebanyak 242 paket sembako disalurkan kepada masyarakat sekitar hutan di wilayah BKPH Licin. Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini berkontribusi dalam kegiatan produksi sadapan maupun tebangan,” jelas Hariyanto.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan. (Kom-PHT/Bwb/Eko)
Copyright©2026