Kegiatan tersebut dihadiri Kepala RPH Makuto, Sigit Hermanto beserta jajaran mewakili Administratur KPH Kediri, Kepala SMA POMOSDA Tanjunganom Hendry Eko Aridonan, para guru, serta siswa peserta Wilis Camp.
Administratur KPH Kediri melalui Wakil Administratur Kediri Utara, Bambang Ribudiono, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan SMA POMOSDA. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan hutan mencakup berbagai aspek, antara lain tata kelola hutan, perencanaan, pemanfaatan, rehabilitasi, perlindungan hutan, serta konservasi alam sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2010 tentang Perusahaan Umum Kehutanan Negara.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memahami mekanisme dan aturan pengelolaan hutan sekaligus menumbuhkan kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini,” ujar Bambang.
Sementara itu, Kepala SMA POMOSDA Tanjunganom, Hendry Eko Aridonan, mengapresiasi Perhutani KPH Kediri yang telah memberikan pembekalan kehutanan kepada para siswa. Menurutnya, materi tersebut sangat bermanfaat dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian hutan.
Salah satu peserta Wilis Camp, Salman, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru terkait pengelolaan dan pelestarian hutan. “Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan menambah wawasan kami tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya. (Kom-PHT/Kdr/Ton)
Editor:Lra
Copyright©2025