KEDIRI, PERHUTANI, (30/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Batalyon Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Prigi, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung, Kabupaten Trenggalek, Kamis (29/01).

Kegiatan tersebut dihadiri Administratur Perhutani KPH Kediri Miswanto yang diwakili Asisten Perhutani (Asper) Kepala BKPH Bandung Edi Purnomo, perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 0806/Trenggalek Kapten Wawan Iriyanto, Kepala Desa Prigi, jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) Watulimo, serta Kepala RPH Prigi.

Dukungan ini merupakan bagian dari sinergi strategis dalam mendukung program pembentukan 100 Batalyon Teritorial Pembangunan tahun 2025–2026 sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, guna memperkuat pertahanan wilayah dan mendorong swasembada pangan nasional.

Administratur Perhutani KPH Kediri melalui Asper BKPH Bandung Edi Purnomo menyampaikan bahwa komitmen ini merupakan wujud nyata kontribusi Perhutani dalam memperkuat pertahanan teritorial sekaligus membantu percepatan pembangunan daerah, ujarnya.

Pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan di kawasan pesisir Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, dinilai strategis dan diharapkan memberikan dampak positif, baik dalam aspek pertahanan dan keamanan, pengamanan ekosistem pesisir dan mangrove, maupun peningkatan sosial ekonomi masyarakat melalui keterlibatan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Sementara itu, Kapten Wawan Iriyanto menjelaskan bahwa pembangunan Yon TP di Prigi bertujuan memperkuat pertahanan negara sekaligus menciptakan stabilitas keamanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan unit khusus di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan, Yon TP juga diharapkan mendukung ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta perekonomian daerah, ungkapnya.

Melalui sinergi Perhutani dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), kawasan hutan diharapkan berfungsi optimal sebagai penopang pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. pungkas Wawan Iriyanto. (Kom-PHT/Kdr/Ton).

Editor:Lra
Copyright©2026