KEDU UTARA, PERHUTANI (06/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendampingi tim dari Sekretariat Badan Logistik dan Sarana Pertahanan (Setbaloghan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama jajaran Kodim 0705/Magelang dalam kegiatan peninjauan lapangan lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Growong, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Senin (02/03).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada kawasan hutan petak 20 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Temanggal, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Magelang. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesesuaian lokasi yang direncanakan sebagai area pembangunan Yonif TP sekaligus melihat secara langsung kondisi kawasan hutan yang menjadi calon lokasi pembangunan.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan kondisi lapangan yang meliputi topografi lahan, akses menuju lokasi, serta kondisi lingkungan sekitar kawasan hutan. Selain itu, dilakukan pula koordinasi antara pihak Perhutani, Setbaloghan Kementerian Pertahanan, jajaran TNI, serta pemerintah desa setempat guna memperoleh gambaran yang komprehensif terkait kondisi lokasi yang direncanakan.
Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa Perhutani pada prinsipnya siap mendukung program strategis pemerintah, termasuk rencana pembangunan fasilitas pertahanan negara. Namun demikian, setiap rencana penggunaan kawasan hutan tetap harus memperhatikan regulasi dan mekanisme yang berlaku.
“Perhutani mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk rencana pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan ini. Namun tentunya seluruh proses harus melalui tahapan dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan, sehingga pengelolaan kawasan hutan tetap berjalan dengan baik serta memperhatikan aspek kelestarian hutan,” jelas Andrie Syailendra.
Ia menambahkan bahwa peninjauan lapangan ini merupakan bagian penting dari proses awal dalam memastikan kesesuaian lokasi sebelum dilaksanakan perencanaan yang lebih lanjut. Dengan adanya pengecekan langsung di lapangan, diharapkan seluruh pihak dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kondisi kawasan yang direncanakan.
Kepala Staf Kodim 0705/Magelang, Mayor Infanteri Suparja, yang mewakili Komandan Kodim 0705/Magelang, mengatakan bahwa kegiatan peninjauan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan dan kelayakan lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Yonif TP.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan dan memastikan kesesuaian lokasi dengan kebutuhan pembangunan Yonif TP. Kami juga berkoordinasi dengan Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan agar seluruh proses yang akan dilakukan nantinya dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Mayor Infanteri Suparja.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara TNI, Kementerian Pertahanan, Perhutani, serta pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan yang berkaitan dengan kepentingan strategis nasional.
Kepala Desa Growong, Samiyah, turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan peninjauan tersebut. Ia berharap apabila rencana pembangunan tersebut terealisasi, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung pembangunan wilayah.
“Kami dari pemerintah desa pada prinsipnya mendukung kegiatan peninjauan ini. Semoga rencana pembangunan yang akan dilakukan nantinya dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekitar, sekaligus tetap memperhatikan kondisi lingkungan yang ada,” ungkap Samiyah.
Melalui kegiatan peninjauan lapangan ini, diharapkan dapat diperoleh data dan gambaran kondisi lokasi secara lebih jelas sebagai bahan pertimbangan dalam proses perencanaan pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan di wilayah Kabupaten Magelang. Selain itu, seluruh tahapan yang dilakukan diharapkan tetap selaras dengan aturan yang berlaku serta memperhatikan tata kelola kawasan hutan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026