KENDAL, PERHUTANI (20/04/2026) | Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan hutan (Gukamhut), Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal melalui BKPH Subah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Komando Rayon Militer Subah, Senin (20/04).

Administratur KPH Kendal melalui Asisten Perhutani BKPH Subah, Budi Karyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus penguatan sinergi lintas sektoral di wilayah Kecamatan Subah.

“Dalam penanganan gangguan keamanan hutan, Perhutani KPH Kendal membutuhkan dukungan berbagai pihak, baik dari unsur kepolisian, kejaksaan, TNI, maupun tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Subah. Koordinasi dengan aparat TNI ini menjadi wujud kemanunggalan antara Perhutani, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan keamanan lingkungan, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hubungan yang baik antar pemangku kepentingan akan mempermudah penyelesaian berbagai permasalahan di lapangan. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas taktik dan strategi pengamanan wilayah, baik di dalam kawasan hutan maupun di luar kawasan hutan.

Komandan Rayon Militer Subah, Kapten Arh Parmo, mengapresiasi langkah Perhutani, khususnya jajaran BKPH Subah, yang aktif menjalin komunikasi dengan pihak TNI.

“Kami selaku aparat TNI siap memberikan dukungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam pengamanan aset negara seperti kawasan hutan. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga kelestarian hutan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektoral yang baik akan memperkuat kerja sama antarinstansi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di wilayah Subah.

“Kami berharap kemanunggalan TNI, Polri, dan Perhutani dapat memberikan dampak positif dalam menjaga kelestarian hutan di wilayah Subah,” tuturnya. (Kom-PHT/Knd/Mwn)

Editor: Tri

Copyright © 2026