NGANJUK, PERHUTANI (30/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk memberikan pendampingan kepada mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan Universitas Airlangga (Unair) yang mengikuti program Magang Mandiri melalui pelatihan bidang lingkungan bagi mandor lingkungan, Selasa (30/12).

Kegiatan yang dilaksanakan di Warung Ayam Lodho Buk Ning, Desa Rejoso, Kecamatan Rejoso ini meliputi pembekalan dan praktik lapangan tentang pemantauan lingkungan fisik, survei keanekaragaman hayati (biodiversity), serta High Conservation Value Forest (HCVF). Pendampingan dipandu langsung oleh Kepala Sub Seksi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (KSS K3L) KPH Nganjuk sebagai bagian dari sinergi Perhutani dengan dunia akademik.

Administratur Perhutani KPH Nganjuk melalui KSS K3L, Rahayu Trinastiti, menyampaikan bahwa Perhutani terbuka mendukung kegiatan akademik yang sejalan dengan prinsip pengelolaan hutan lestari. Menurutnya, magang ini menjadi sarana pembelajaran langsung sekaligus pertukaran pengetahuan antara praktisi lapangan dan mahasiswa.

“Magang Mandiri merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang memahami pengelolaan lingkungan dan kehutanan berkelanjutan. Mahasiswa dapat terlibat langsung dalam praktik pengelolaan hutan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Unair, Luvita Dwi Zulfa, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam pelatihan dan kegiatan lapangan memberikan pengalaman berharga. “Kami dapat mengaplikasikan teori perkuliahan dan memahami kondisi riil pengelolaan lingkungan kehutanan di lapangan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Nganjuk berharap kerja sama dengan perguruan tinggi dapat terus berlanjut guna mendukung pengembangan sumber daya manusia serta mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Ngj/Ar)

Editor:Lra
Copyright©2025