PEMALANG, PERHUTANI (07/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang melaksanakan pembinaan karyawan sebagai upaya preemtif dan preventif. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (06/04) di Kantor Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal.

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Administratur KPH Pemalang, segenap Kepala Seksi (Kasi), Perwira Pembina Jagawana (Pabin Jagawana) KPH Pemalang, Kepala BKPH, serta seluruh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) di lingkungan BKPH Kedungjati.

Kepala Seksi Perencanaan Sumber Daya Hutan dan Pengembangan Bisnis KPH Pemalang, Agus Heru Yudyana, dalam arahannya menyampaikan agar seluruh karyawan mengedepankan rasa syukur, berpikir positif, serta menghindari pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan.

Ia mengimbau agar seluruh jajaran membentuk tim yang solid serta menjalin komunikasi yang intensif dalam menyampaikan informasi perkembangan di lapangan. Selain itu, karyawan juga didorong untuk menggali ide, gagasan, dan kreativitas agar perusahaan tetap eksis dan berkembang.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijaksana, arif, dan bertanggung jawab, serta mendorong amplifikasi kegiatan positif yang dilakukan oleh karyawan Perhutani di setiap level.

Ia menambahkan bahwa dalam situasi saat ini, berbagai informasi dapat dengan mudah menjadi viral. Oleh karena itu, insan Perhutani, khususnya petugas lapangan, diharapkan mengedepankan pendekatan humanis. Isu yang berpotensi negatif perlu segera ditangani dan dikomunikasikan secara tepat kepada pihak terkait agar tidak berkembang menjadi informasi yang tidak terkendali. Penyampaian informasi kepada manajemen juga perlu dilakukan secara berkala agar tersedia data yang akurat.

Wakil Administratur KPH Pemalang, Agustinus Rido Haryato, menyampaikan apresiasi atas arahan yang telah diberikan. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dan silaturahmi dalam lingkungan kerja maupun di masyarakat.

Sementara itu, Perwira Pembina Jagawana KPH Pemalang, Iptu Anton Wijaya, menyampaikan bahwa kekompakan jajaran KPH Pemalang menjadi modal utama dalam menjaga kawasan hutan sebagai aset negara.

Ia menegaskan bahwa dengan kebersamaan, setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik. Pengelolaan hutan yang terbuka memerlukan sinergi dan saling mengingatkan antarpetugas maupun dengan masyarakat.

Kegiatan pembinaan diakhiri dengan patroli bersama di petak-petak rawan serta lokasi yang memiliki potensi permasalahan sosial. (Kom-PHT/Pml/Sks)

Editor: Tri
Copyright © 2026