PURWODADI, PERHUTANI (31/12/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi bersama para pesanggem Desa Karanggetas melaksanakan panen agroforestry tanaman jagung di Petak 2B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggetas, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok, Rabu (31/12). Kegiatan panen tersebut dilaksanakan di lahan kehutanan seluas 12,1 hektare yang dikelola dengan sistem agroforestry.

Penerapan agroforestry jagung di kawasan hutan merupakan bentuk pengelolaan hutan berkelanjutan yang mengombinasikan tanaman kehutanan dengan tanaman pertanian semusim. Pola ini tidak hanya mendukung kelestarian hutan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan sebagai sumber pendapatan tambahan.

Dalam pelaksanaannya, tanaman jagung ditanam di sela-sela tegakan hutan muda dengan tetap memperhatikan jarak tanam, kesuburan tanah, serta kaidah konservasi. Sistem ini mampu menjaga struktur tanah, mengurangi erosi, serta mendukung pertumbuhan tanaman pokok kehutanan, sekaligus meningkatkan produktivitas lahan secara optimal.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok Bambang R menyampaikan bahwa kegiatan panen agroforestry tersebut merupakan hasil sinergi yang baik antara Perhutani dan masyarakat desa hutan. Ia menjelaskan bahwa agroforestry jagung menjadi salah satu upaya Perhutani dalam mengelola kawasan hutan secara lestari dan produktif. Selain menjaga fungsi hutan, kegiatan ini juga memberikan nilai ekonomi nyata bagi pesanggem sehingga dapat mendorong terwujudnya kesejahteraan bersama.

Sementara itu, Kepala RPH Karanggetas Sukrisno menjelaskan bahwa pendampingan teknis terus dilakukan agar kegiatan agroforestry berjalan sesuai ketentuan. Ia menegaskan bahwa pengolahan lahan, penanaman hingga panen tetap mengacu pada prinsip kelestarian hutan, sehingga tanaman kehutanan dapat tumbuh optimal dan masyarakat memperoleh hasil panen yang baik.

Salah satu pesanggem Desa Karanggetas Tukimin mengaku bersyukur dapat terlibat dalam pengelolaan agroforestry tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Perhutani memungkinkan masyarakat memanfaatkan lahan hutan secara legal dan bertanggung jawab. Hasil panen jagung yang diperoleh dinilai sangat membantu perekonomian keluarga sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian dalam menjaga kelestarian hutan.

Melalui kegiatan panen agroforestry ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap kolaborasi dengan masyarakat desa hutan terus terjalin dengan baik sehingga pengelolaan hutan dapat memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.
(Kom-PHT/Pwd/Ars)

Editor: Tri
Copyright © 2025