PURWODADI, PERHUTANI (07/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melaksanakan kegiatan penanaman bibit jati di Petak 83A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jangglengan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatipohon. Kegiatan penanaman ini dilakukan pada lahan seluas 5,5 hektare sebagai bagian dari upaya pengelolaan hutan berkelanjutan sekaligus penguatan sinergi dengan masyarakat sekitar hutan, Selasa (06/01).
Penanaman dilaksanakan oleh jajaran BKPH Jatipohon bersama para pesanggem Petak 83A yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ngudi Makmur, Desa Katekan, Kecamatan Brati. Pada kegiatan tersebut ditanam sebanyak 2.300 plances bibit jati sebagai tanaman pokok serta 1.150 plances bibit jambu mete sebagai tanaman pengisi yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan bagian penting dari upaya Perhutani dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
“Penanaman ini tidak hanya bertujuan membangun tegakan hutan jati yang berkualitas, tetapi juga sebagai wujud komitmen Perhutani dalam melibatkan masyarakat melalui skema kemitraan kehutanan. Dengan adanya tanaman pengisi berupa jambu mete, diharapkan pesanggem dapat memperoleh tambahan pendapatan tanpa mengganggu kelestarian hutan,” ujarnya.
Ketua LMDH Ngudi Makmur, Wagiyo, mengapresiasi keterlibatan aktif Perhutani dalam mendukung peran masyarakat desa hutan. Menurutnya, kegiatan penanaman bersama ini menjadi bukti nyata terjalinnya sinergi yang baik antara Perhutani dan LMDH.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Dengan adanya pendampingan dari Perhutani, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga hutan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi secara legal dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Salah satu pesanggem Petak 83A, Sunarti, juga menyampaikan rasa syukur dan harapannya terhadap kegiatan penanaman tersebut.
“Kami sebagai pesanggem merasa senang dapat ikut menanam dan merawat tanaman di hutan. Selain jati sebagai investasi jangka panjang, jambu mete juga dapat membantu perekonomian keluarga kami ke depan,” tuturnya.
Melalui kegiatan penanaman ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap dapat terus memperkuat pengelolaan hutan yang lestari, produktif, dan memberikan manfaat bersama bagi perusahaan, masyarakat, serta lingkungan. (Kom-PHT/Pwd/Aris)
Editor: Tri
Copyright © 2026