PURWODADI, PERHUTANI (29/12/2025) | Perum Perhutani KPH Purwodadi terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan komunikasi dan silaturahmi bersama TNI, Polri, serta masyarakat Desa Kemadohbatur, Kecamatan Grobogan, yang dilaksanakan di Balai Desa Kemadohbatur pada Minggu (28/12).
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Perhutani KPH Purwodadi melalui BKPH Linduk membaur bersama aparat kewilayahan dan tokoh masyarakat. Suasana keakraban tampak saat para peserta berbincang dan berdiskusi terkait kondisi keamanan hutan, peran masyarakat dalam menjaga kawasan hutan, serta upaya pencegahan gangguan keamanan hutan (gukamhut).
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Perhutani BKPH Linduk, Babinsa Desa Kemadohbatur Koramil Grobogan, Bhabinkamtibmas Desa Kemadohbatur Polsek Grobogan, Kepala Desa Kemadohbatur, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa sinergi antara Perhutani, aparat TNI–Polri, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan keamanan hutan yang kondusif dan berkelanjutan. Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menjelaskan bahwa keamanan hutan tidak bisa dijaga oleh Perhutani sendiri. Diperlukan peran aktif seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah desa, hingga masyarakat sekitar hutan. Melalui komunikasi seperti ini, Perhutani ingin memperkuat kebersamaan dan kepedulian dalam menjaga hutan agar tetap lestari dan memberikan manfaat jangka panjang. Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam menjaga hutan menjadi bagian penting dari strategi Perhutani, sekaligus sebagai upaya membangun rasa memiliki terhadap kawasan hutan negara.
Sementara itu, Babinsa Desa Kemadohbatur, Serka Sutikno, menegaskan kesiapan TNI untuk terus bersinergi dengan Perhutani dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, termasuk kawasan hutan. Ia menyatakan bahwa dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sejak dini. Serka Sutikno berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga keamanan hutan dan lingkungan sekitar tetap terjaga dengan baik.
Kepala Desa Kemadohbatur, Ignatius Gebyar Adi Winarno, mengapresiasi langkah Perhutani yang secara aktif melibatkan pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya menjaga keamanan hutan. Ia menyampaikan bahwa hutan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat desa, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi. Dengan adanya sinergi antara Perhutani, aparat, dan warga, diharapkan keamanan hutan di wilayah Kemadohbatur dapat terus terjaga.
Melalui kegiatan komunikasi dan sinergi ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap terwujudnya hubungan yang semakin solid dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga upaya pengamanan hutan dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan. (Komp-PHT/Pwd/Aris)
Editor: Tri
Copyright © 202