TUBAN, PERHUTANI (08/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tuban memanfaatkan momentum musim hujan dengan melaksanakan kegiatan penanaman di lahan kosong sebagai upaya reboisasi dan menjaga kelestarian hutan, yang dilaksanakan di petak 871 kawasan hutan lindung Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Plumpang, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jumat,(07/02).

Kegiatan penanaman tersebut dilaksanakan secara kolaboratif antara Perhutani KPH Tuban dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kecamatan Rengel, serta didukung oleh Komando Rayon Militer (Koramil), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Jenis bibit yang ditanam meliputi trembesi, sengon buto, dan kepo. Seluruh lahan kosong di petak 871 disisir dan ditanami dengan harapan dapat menghijaukan kembali kawasan hutan serta menjaga fungsi lindungnya sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

Administratur Perhutani KPH Tuban melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Plumpang, Gunawa Wibisono, menyampaikan sinergi penanaman bersama rutin dilakukan tiap tahun Kecamatan Rengel ini, masyarakat sudah banyak yang paham akan pentingnya kelestarian hutan dan sadar bahwa ini menjadi tanggung jawab bersama.  Ketersediaan air bagi masyarakat di Kecamatan Rengel juga bersumber dari mata air dalam kawasan hutan. Sehingga kelestarian hutan menjadi pilar utama dalam kesejahtaraan masyarakat juga.

Sementara itu, salah satu mahasiswa PMII Kecamatan Rengel, Adrian, menyampaikan atensi pada Perhutani dan Forkompimcam yang sudah mendukung kegiatan PMII dan berharap sinetrgitas untuk menyelamatkan dan menjaga hutan ini dapat dilakukan berkelanjutan. “Kami generasi muda harus terlibat dan bertanggung jawab akan kelestarian hutan” ujarnya. (Kom-Pht/Tbn/ Yuli).

Editor:Lra
Copyright©2026