MOJOKERTO, PERHUTANI (18/11/2025) | Perkuat sinergi dalam meningkatkan produktivitas lahan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto bersama jajaran dan Kelompok Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP) Nogo Joyo melakukan penanaman bersama di petak 59C Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungwangi, Selasa (18/11).
Administratur Perhutani KPH Mojokerto, Rusydi, menyampaikan bahwa tanam bersama ini merupakan bentuk nyata implementasi kerja sama berkelanjutan antara Perhutani dan kelompok kemitraan. Ia menegaskan bahwa keberadaan KKPP Nogo Joyo memegang peran penting dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pemanfaatan hutan secara produktif.
“Sinergi antara Perhutani dan kelompok kemitraan adalah modal utama dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan konsisten,” ujar Rusydi.
Sementara itu, Bendahara KKPP Nogo Joyo, Isman, menyampaikan bahwa sejak kelompoknya terbentuk, mereka berkomitmen membangun kerja sama yang harmonis dengan Perhutani. Menurutnya, kemitraan ini merupakan peluang bagi petani hutan untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan sambil meningkatkan ekonomi keluarga.
“Kami akan berusaha maksimal agar KKPP Nogo Joyo dapat bersimbiosis mutualisme dengan Perhutani,” tegas Isman. Ia berharap KKPP Nogo Joyo—yang menjadi satu-satunya kelompok kemitraan produktif di wilayah Mantup dapat dijadikan pilot project pembinaan. “Kami masih perlu banyak bimbingan dari KPH Mojokerto agar dapat berkembang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan tanam bersama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, produktif, dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan di wilayah kerja Perhutani KPH Mojokerto. (Kom-PHT/Mjk/Ric)
Editor:Lra
Copyright©2025