MOJOKERTO, PERHUTANI (14/10/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian dalam upaya memperkuat pengamanan dan menjaga kelestarian kawasan hutan dengan melibatkan Kepolisian Sektor (Polsek) Kudu dan Polsek Ngusikan, pada Senin (13/10)

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan dan perlindungan hutan di wilayah kerja KPH Mojokerto, sekaligus membangun sinergi lintas sektor untuk mencegah potensi gangguan keamanan hutan, seperti pencurian hasil hutan, perambahan, serta kebakaran hutan dan lahan.

Administratur Perhutani KPH Mojokerto melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Tapen, Bandi Sugiarto, menyampaikan bahwa kerja sama dengan aparat kepolisian menjadi elemen penting dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan fungsi hutan. “Sinergi dengan Polri sangat diperlukan agar pengamanan kawasan hutan berjalan efektif. Melalui koordinasi ini, kami berupaya memperkuat deteksi dini dan langkah penegakan hukum terhadap setiap potensi pelanggaran,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Kudu, Iptu Imam Subekti, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Perhutani dalam menjaga kawasan hutan. “Kami siap bekerja sama dalam kegiatan patroli bersama maupun pembinaan masyarakat agar pengamanan hutan dapat berjalan optimal,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Ngusikan, Iptu Suraji, menambahkan pentingnya pendekatan persuasif dan partisipatif kepada masyarakat sekitar hutan untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah pelanggaran di lapangan.

Melalui kegiatan koordinasi ini, Perhutani Mojokerto bersama Polsek Kudu dan Polsek Ngusikan berkomitmen memperkuat pengamanan kawasan hutan secara berkelanjutan, demi menjaga kelestarian sumber daya alam serta mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang aman dan lestari, pungkasnya. (Kom-PHT/Mjk/Ric)

Editor:Lra
Copyright©2025